Berita UtamaLintas NusaTerbaru

KJP Sambangi Warga yang Sakit dan Terbaring Selama 9 Tahun

KJP sambangi warga yang sakit dan terbaring selama 9 tahun.
KJP sambangi warga yang sakit dan terbaring selama 9 tahun.

NUSANTARANEWS.CO, Pidi Jaya – Komunitas Jurnalis Pidie Jaya (KJP) mengajak Kepala Puskesmas Meureudu dr. Misrawati Sofyan untuk melihat langsung masyarakat fakir miskin yang sudah mengalami sakit selama sembilan (9) tahun di Gampong Rhieng Krueng Meureudu, Jumat (1/4).

Ketua Komunitas Jurnalis Pidie Jaya (KJP) Teuku Saifullah mengatakan, beberapa hari yang lalu mendapat laporan bahwasannya ada seorang warga kurang mampu yang sakit dan terbaring selama sembilan (9) tahun.

“Alhamdulillah hari ini dihari yang sangat mulia kami dari KJP bersama dr. Misrawati melihat langsung kondisi Basri Ishak alias Buraq,” kata Teuku Saifullah.

Teuku Saifullah menyampaikan bahwa kondisi keluarga Buraq sangat memprihatinkan. Apalagi dengan penyakit komplikasi yang dideritanya selama 9 tahun yang mengakibatkan Buraq tidak bisa lagi mengais rezeki untuk menopang kebutuhan keluarganya.

Melihat kondisi tersebut, Teuku Saifullah sangat berharap peran aparatur gampong agar memberikan perhatian khusus kepada masyarakatnya yang kurang mampu dan sakit tersebut.

Baca Juga:  Netizen Hujat Gegara Samakan Jokowi Dengan Firaun, PKB Bela Cak Nun

Dikatakan lebih lanjut, Islam menganjurkan umatnya untuk tidak bersikap abai terhadap kesulitan orang lain, apalagi orang yang sedang sakit. Oleh karena itu, Komunitas jurnalis dan dr Misrawati datang membawa sedikit bantuan untuk meringankan beban saudara kita yang sedang sakit tersebut.

Kepala Puskesmas Meureudu dr. Misrawati Sofyan mengatakan bahwa, kondisi Basri Ishak di diagnosa mengalami diabetes berdasarkan pemeriksaan awal. “Perlu diagnosis lanjutan agar bisa dilakukan tindakan medis untuk membantu penyembuhan Basri,” terang  Misra.

Sementara Kepala Dinas Sosial Pidie Jaya Rafiati yang dikonfirmasi mengatakan akan membantu keluarga saudara Basri dan meminta keuchik setempat agar membuat permohonan ke Dinsos Pijay. (GM)

“Nanti akan kita lihat kebutuhan mendesaknya apa saja dan Insya Allah Pemkab Pidie Jaya melalui Dinas Sosial akan membantu.sebut Rafiati

Hasil pantauan media ini, saudara Basri sudah tidak bisa berjalan lagi dan memakai popok dewasa, Basri memiliki 4 orang anak dan sudah putus sekolah karena keterbatasan ekonomi. (MG)

Baca Juga:  Sebanyak 3.991 Calon PPS Pemilu 2024 Ikuti Tes Tulis, Komisioner KPU: Bersaing dengan Profesional

Sumber: Komunitas Jurnalis Pidie Jaya.

Related Posts

No Content Available