Connect with us

Budaya / Seni

Kisah Tetua Suku Iban Pahlawan Penjaga Hutan Kalimantan

Published

on

Kisah Tetua Suku Iban Pahlawan Penjaga Hutan Kalimantan

Kisah Tetua Suku Iban Pahlawan Penjaga Hutan Kalimantan

NUSANTARANEWS.CO – Kisah Tetua Suku Iban penjaga hutan Kalimantan. Perjuangan luar biasa tetua masyarakat adat suku Iban dalam menjaga kearifan lokal kampung sungai Utik Dayak Iban di Kalimantan Barat, begitu mengharukan. Mereka mati-matian mempertahankan kelestarian ratusan ribu hektar hutan primer yang masih perawan. Beberapa kalangan mengusulkan agar kisah perjuangan ini menjadi “The Last Standing Forest in Borneo”.

Seperti diceritakan, selama ini saudagar-saudagar Malaysia sering datang membawa berkarung-karung uang ringgit untuk merayu dan menggoda Sang Tetua Adat agar menjual hutannya kepada sang pengusaha pembalak hutan dari negara tetangga, untuk menghabisi hutan perawan suku iban. “Mereka datang untuk membabat habis hutan kami,” tutur Sang Tetua.

Kami masyarakat sungai Utik bilang kepada mereka, “Bapa saudagar sebaiknya bawa pulang uang bapa, kita masyarakat sungai Utik tidak mau hutannya di tebang, kami masih ingin makan durian, manggis, rambutan, berburu babi hutan, rusa, dan cari tawon Kami masih ingin mendengarkan suara burung, karena burung adalah simbol kekuatan kampung kami,” ujarnya dengan semangat.

“Kami tetap ingin air sungai bening dan kami tidak mau banjir datang hingga merusak dan menghanyutkan rumah panjang kami dan kami seluruh masyarakat kampung utik bisa hidup makmur hingga cucu-cucu kita bila hutan ini tetap ada dan lestari.”

Sabda Daya Nusantara mengatakan Pemerintah harus tahu bahwa, “Uang bukan segalanya, tanpa alam uang akan menjadi sampah dalam kehidupan sesungguhnya.”

Sumberdaya Alam dan hutan adalah lambang kelestarian alam, sehingga harus tetap dijaga dan dilestarikan oleh semua pihak, baik pemerintah sebagai pemangku kepentingan, dan tokoh adat. Masyarakat adat sebagai pemangku hak hutan Ulayat, punya peranan penting dalam menjaga kelestarian alam – mempertahankan  hutan alam pemberian Tuhan yang Maha Kuasa sebagai warisan leluhur yang perlu dijaga dan dilestarikan sepanjang masa.(M2).

Baca Juga:  Siapa Serge Gnabry, Pencetak Quattrick ke Gawang Spurs di Liga Champions?

Loading...

Terpopuler