Connect with us

Politik

Khawatir Dituding Minta Jatah Menteri, Presiden PKS Tolak Bertemu Jokowi

Published

on

Presiden PKS Sohibul Iman tegas menyatakan diri sebagai oposisi dari pemerintahan Presiden Jokowi-Ma’ruf Amin. (FOTO: NUSANTARANEWS.CO/Setya)

Presiden PKS Sohibul Iman tegas menyatakan diri sebagai oposisi dari pemerintahan Presiden Jokowi-Ma’ruf Amin. (FOTO: NUSANTARANEWS.CO/Setya)

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya – Dibanding parpol lainnya pengusung paslon Prabowo-Sandi yang melunak ke pemerintah dan mulai mendekati pemerintah agar mendapat pos Menteri, termasuk Gerindra sebagai parpol pengusung utama Prabowo-Sandi, PKS justru sebaliknya berbeda dengan parpol pengusung lainnya.

PKS dengan ketumnya Sohibul Iman tersebut secara tegas menyatakan diri sebagai oposisi dari pemerintahan Presiden Jokowi-Ma’ruf Amin mendatang.

“Kami nyatakan sikap oposisi dengan pemerintah. Jadi nantinya kalau dikritik PKS, kami minta pemerintah jangan baper dan melakukan kriminalisasi terhadap pihak oposisi,” jelas Presiden PKS Sohibul Iman di Surabaya, Minggu (18/8/2019).

Pria kelahiran Tasikmalaya kelahiran tahun 65 ini mengungkapkan bahwa sikap oposisi merupakan sikap yang wajar dalam sebuah negara demokrasi.

“Dalam iklim negara demokrasi tentunya ada yang menang dan kalah. Dari itu semua PKS lebih tegas memilih oposisi,” lanjutnya.

Soal adanya rencana untuk bertemu dengan Presiden Jokowi, Sohibul memastikan untuk saat ini menolak untuk bertemu dengan Presiden Jokowi.

“Kalau sekarang bertemu nanti dikira kami minta pos menteri. Janganlah. Nanti saja kalau sudah pelantikan baru bisa bertemu,” tutupnya. (Setya)

Editor: Achmad S.

Terpopuler