Connect with us

Ekonomi

Ketemu Khofifah, La Nyalla Mengaku Siap Bantu Majukan Perekonomian Jawa Timur

Published

on

etua Umum Kadin Jawa Timur (Jatim) La Nyalla Mattalitti menghadiri acara peringatan Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan yang digelar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Jawa Timur di Surabaya, Selasa (7/11/2017). (Foto: Tri Wahyudi/NusantaraNews)

etua Umum Kadin Jawa Timur (Jatim) La Nyalla Mattalitti menghadiri acara peringatan Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan yang digelar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Jawa Timur di Surabaya, Selasa (7/11/2017). (Foto: Tri Wahyudi/NusantaraNews)

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya – Ketua Kadin Jawa Timur, La Nyalla Mahmud Mattalitti berharap Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak berpihak kepada dunia usaha untuk memacu ekonomi Jatim. La Nyalla optimis, Khofifah dan Emil, nantinya bisa terus berkolaborasi dengan dunia usaha untuk menggenjot perekonomian Jatim.

“Gubernur Khofifah perlu terus berkolaborasi dengan dunia usaha untuk memacu ekonomi Jatim, membuka seluas mungkin lapangan kerja dan mengentaskan kemiskinan di Jawa Timur, dan saya siap membantu,” kata La Nyalla saat menghadiri undangan tasyakuran pelantikan Khofifah dan Emil selaku Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur di Grahadi, Surabaya, Kamis (14/2) malam.

“Saya bersyukur kehadirat Allah SWT, atas terselenggaranya pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur yang baru, semoga komitmen Mbak Khofifah untuk segera merealisaikan program kerja untuk menjalankan sembilan program yang tercantum dalam Nawa Bhakti Satya, tercapai dengan sukses,” ucap La Nyalla.

La Nyalla menuturkan Kadin Jatim berharap keberpihakan pemerintah kepada dunia usaha, dan kondisi yang harmonis ini juga akan berlanjut di era kepemimpinan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Usai pelantikan Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak melakukan sujud syukur bersama ribuan jamaah di Masjid Akbar Surabaya (MAS), Kamis (14/2).

Loading...

Setelah dilantik Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara Jakarta pada Rabu (13/2) Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak berkomitmen untuk segera merealisaikan program yang diusungnya yakni menjalankan sembilan program yang tercantum dalam Nawa Bhakti Satya.

Baca Juga:  Kata Macron: Nasionalisme Adalah Pengkhianatan Terhadap Patriotisme

“Saya bersama Mas Emil adalah warga Jawa Timur yang siap melayani semuanya. Untuk itu program Nawa Bhakti Satya yang terdiri dari sembilan program akan dibaktikan untuk memuliakan masyarakat Jatim,” katanya saat menyampaikan Pidato Kerakyatan.

Di hadapan masyarakat Jawa Timur, Khofifah menyampaikan, bahwa program Nawa Bhakti Satya akan diringkas menjadi ‘CETAR’, merupakan singkatan dari Cepat, Efektif, Tanggap, Transparan, dan Responsif.

“Cepat disini berarti ketika ada masalah pada rakyat, maka seluruh ASN, serta jajaran dinas yang ada di Pemprov Jatim harus cepat memberikan layanan. Kemudian efektif berarti penyelenggaraan pemerintahan di Jatim harus efektif dan efisien sehingga tidak ada pemborosan dan penyalahgunaan uang negara,” jelasnya.

Selanjutnya, kata dia, seluruh ASN di jajaran Pemprov Jatim harus tanggap terhadap kebutuhan rakyat. Kemudian transparan berarti segala bentuk pengeluaran anggaran Pemprov Jatim harus disampaikan kepada masyarakat secara rinci, baik jumlah maupun kegunaannya. Sedangkan responsif yakni seluruh jajaran Pemprov Jatim harus memberikan respon cepat untuk percepatan, kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.

“Kami ingin para petani, nelayan, guru-guru, gojek, dan masyarakat semua mulia hidupnya, mulia keluarganya,” katanya.

Pewarta: Setya N
Editor: Banyu Asqalani

Loading...

Terpopuler