Connect with us

Politik

Kemendagri Bantah Acara Apel 30 Maret Insiatif Pemerintah

Published

on

presiden jokowi, ppdi, janji pemerintah, perangkat desa, anggota ppdi, kesejahteraan perangkat desa, nusantaranewspresiden jokowi, ppdi, janji pemerintah, perangkat desa, anggota ppdi, kesejahteraan perangkat desa, nusantaranews

Presiden Joko Widodo menemui ribuan anggota Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) di Senayan, Senin (14/1/2019). (Foto: Twitter Joko Widodo)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Kemendagri membantah acara apel pemerintah desa se-Indonesia pada 30 Maret mendatang inisiatif pemerintah. Diketahui, kegiatan tersebut akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, akhir Maret.

Sekjen Kemendagri, Hadi Prabowo mengatakan kegiatan tersebut merupakan inisiatif Bakornas Pembangunan Pemerintahan Pemberdayaan Masyarakat Desa.

“Dan kumpulan beberapa asosiasi kepala desa dan perangkat desa,” ujar Hadi dikutip dari keterangan Kemendagri, Jakarta, Rabu (20/3/2019).

Rencana kegiatan pengumpulan kepala dan perangkat desa tersebut mendapat sorotan tajam dari publik dan dinilai bermotif politik. Apalagi dalam waktu dekat akan digelar pemilihan presiden.

Baca juga: Tagih Janji Pemerintah, Ribuan Anggota PPDI Ditemui Presiden Joko Widodo di Senayan

Loading...

Hadi menegaskan, penyelenggaraan apel pemerintahan desa merupakan inisiatif, ide, gagasan original dari Badan Koordinasi Nasional Pembangunan Pemerintahan Pemberdayaan dan Kemasyarakatan Desa sebagaimana Surat Edaran yang mereka tujukan kepada seluruh kepala desa se-Indonesia.

“Jadi, Kemendagri dan Kemenkopolhukam, tidak ikut dalam perencanaan tersebut. Gagasan Apel tersebut murni berangkat dari niat mereka sendiri, yang ingin menyatukan semua komponen-komponen Asosiasi Desa yang ada di Indonesia,” jelas Sekjen Kemendagri.

Kemendagri, kata Hadi, mengapresiasi langkah yang diambil oleh Badan Koordinasi Nasional Pembangunan Pemerintahan Pemberdayaan dan Permasyarakatan Desa tersebut.

“Kami apresiasi terhadap inisiatif acara tersebut, acara itu positif. Namun juga perlu dilihat kembali, terutama penganggaran dan keamanan selama acara berlangsung,” jelas Hadi.

(eda)

Editor: Eriec Dieda

Loading...

Terpopuler