Connect with us

Rubrika

Kaum Pria Ternyata Lebih ‘Gila’ Belanja Online Dibandingkan Perempuan

Published

on

harbolnas, belanja online, single day, e-commerce, konsumen belanja online, perusahaan e-commerce, festival single day, harbolnas 2018, tren belanja online, konsumen online indonesia, diskon tahunan, perilaku konsumen, nusantaranews, nusantara, nusantara news, nusantaranewsco, gila belanja

Ilustrasi belanja online (online shop). (Foto: technologyend.com)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Sejumlah perusahaan e-commerce sukses memulai kampanye mereka dalam Festival Single’s Day. Dari kesuksesan tersebut dapat dianalisa mengenai perilaku dari masyarakat Indonesia terkait aktivitas belanja online mereka.

Menurut analisa dari tim iPrice, ada sejumlah fakta menarik yang ditemukan dari perilaku konsumen pada periode Single’s Day.

Pertama, orang Indonesia rela bergadang untuk menunggu diskon Singles’ Day

Tim iPrice memilih membandingkan trafik dari pengguna iPrice Indonesia pada Singles’ Day dengan trafik pada bulan lalu dikarenakan promo Single’s Day yang sudah dimulai sejak 25 Oktober 2018. Dengan begitu, data yang didapatkan tidak dipengaruhi oleh promosi yang dilakukan pihak e-commerce manapun.

Menurut data yang didapat, trafik pada tanggal 10 November mengalami kenaikan sejak pukul 10 malam dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Loading...

Trafik pada hari normal biasanya menurun dari pukul 9 malam hingga 4 pagi. Akan tetapi data pada 10 November menunjukkan bahwa trafik mulai naik sejak pukul 10 malam dan menjulang pada pukul 11, menunjukkan peningkatan sebesar 50% jika dibandingkan dengan hari normal.

“Dengan data ini, kita bisa berasumsi bahwa orang Indonesia menunjukkan antusiasme mereka terhadap Single’s Day, dibuktikan dengan lonjakan yang terjadi pada trafik online beberapa jam sebelum Single’s Day dimulai (00.00 pagi),” katanya, Senin (19/11/2018).

Kedua, uniknya trafik terbesar pada Singles’ Day bukan pukul 12 pagi

“Mengingat banyak sekali e-commerce yang melakukan flash sale blak-blakan yang dimulai tepat pada pukul 12 pagi, aneh sekali melihat puncak dari trafik Singles’ Day tidak berada dipuncaknya pada pukul 12 pagi, melainkan pukul 8 malam, dengan perbedaan sebesar 40% dengan trafik pada hari normal, sebelum Singles’ Day berlangsung,” katanya.

Baca Juga:  Data Belum Valid, Pengesahan RUU Tax Amnesty Terancam Molor

Hal ini bisa jadi disebabkan oleh banyaknya promo dadakan yang ditawarkan oleh berbagai e-commerce pada jam-jam terakhir Singles’ Day, yang memancing antusiasme dari para pemburu diskon untuk sekadar mengecek ataupun menunggu promo dadakan tersebut.

Ketiga, pencarian terhadap promosi penerbangan meningkat jauh

Pada Singles’ Day tahun ini banyak yang mencari promo maskapai penerbangan AirAsia ketimbang promosi lainnya. Hal ini dibuktikan dengan melonjaknya pencarian dengan kata kunci promo AirAsia, AirAsia 11.11, AirAsia promo 2018, dan AirAsia.

“Meskipun persentase pencarian terhadap promo AirAsia, kode voucher, dan promo Tix id ketiganya adalah 22%, namun yang mengalami kenaikan terbesar adalah pencarian mengenai promo maskapai AirAsia,” kata tim iPrice.

“Hal ini bisa jadi disebabkan oleh promosi kursi gratis yang diadakan oleh AirAsia. AirAsia menyediakan 5 juta kursi gratis ini untuk ikut memeriahkan Harbolnas pada 11/11 yang berlangsung selama satu minggu sejak 11 November 2018,” katanya lagi.

Keempat, laki-laki ternyata lebih ‘gila’ belanja pada Singles’ Day

Hingga saat ini, masih banyak yang melabeli wanita dengan label tukang belanja, kali ini fakta di lapangan mengenai demografik para pembeli menunjukkan bahwa persentase lelaki yang berbelanja melebihi perempuan. Hal ini membuktikan bahwa tren belanja online tidak selalu didominasi oleh perempuan, tetapi juga menarik perhatian para lelaki.

Hal ini bisa jadi disebabkan karena banyaknya promosi barang-barang elektronik yang kebanyakan diminati laki-laki, seperti laptop, perlengkapan komputer, handphone, serta beragam kategori elektronik lainnya.

Analisis ini memberikan pengetahuan menarik mengenai fakta-fakta yang ditemukan mengenai perilaku konsumen pada ajang festival belanja online Single’s Day. Hal ini membuktikan bahwa perilaku konsumen pada periode festival belanja online sangatlah unik, seperti yang sudah dijelaskan diatas.

Baca Juga:  Kinerja Jokowi Urus Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Untuk sekarang ini, masih ada juga e-commerce yang memperpanjang periode promosi Single’s Day mereka dengan promosi dadakan. Selain itu, bulan depan masyarakat Indonesia juga akan menyambut diskon besar-besaran yang akan ditawarkan kembali pada periode 12/12 yang menjadi penutup perayaan diskon tahunan.

(nvh/anm/alya)

Editor: Ani Mariani

Loading...

Terpopuler