EkonomiLintas Nusa

Karolin Minta Aparat Desa Pro Aktif Bantu Petani

Karolin mnta aparat desa pro aktif bantu petani
Karolin minta aparat desa pro aktif bantu petani. Bupati Landak Karolin Margret Natasa

NUSANTARANEWS.CO, Landak – Karolin minta aparat desa pro aktif bantu petani. Demi meningkatkan produktifitas pertanian, Bupati Landak Karolin Margret Natasa meminta agar para petani dibantu perangkat desa bisa melakukan kerjasama dengan lembaga keuangan Credit Union (CU) terutama dalam hal penyediaan pupuk.

Hal ini disampaikan Karolin kepada para petani saat melakukan kunjungan kerja ke beberapa desa di Kecamatan Mandor beberapa waktu lalu.

Karolin mengatakan bahwa memang selama ini yang menjadi kendala peningkatan hasil pertanian selain bibit yang baik juga ketersediaan pupuk.  Mengingat jika hanya mengharapkan pupuk subsidi kuotanya terbatas.

“Mungkin selama ini kesulitannya beli benih dan pupuk. Kedepan harus mulai dipikirkan. Kantor CU disini besar-besar, harusnya bisa bekerjasama dengan CU. Kita bisa kerjasama dengan CU untuk  dapat bantuan pupuk, jadi pupuk ini kadang yang berat, karena baiknya kan tiga kali ya, sementara pupuk subsidi terbatas,” ungkap Karolin,” Selasa (1/9)

Untuk itu Karolin meminta aparatur desa berperan aktif membantu petani agar bisa menjalin kerjasama dengan CU dalam penyediaan modal awal pembelian pupuk.

Baca Juga:  DPRD Nunukan-KPU Gelar RDP Terkait Penambahan Jumlah Kursi DPRD di Pemilu 2024

“Kalau bisa dibantu oleh aparatur desa, Kadesnya untuk masyarakat ini kerjasama dengan CU. Pada waktu tanam dibantu pupuk oleh CU, dan nanti tinggal bayar pada waktu panen. Kalau dapat 6 ton padi beranilah ngambil pupuk di CU,” tukas Karolin.

Selain itu Karolin juga berharap lembaga keuangan seperti CU bersedia melakukan pendampingan kepada masyarakat khususnya petani. Terutama penyediaan modal awal untuk petani meningkatkan produktifitas pertaniannya, sehingga petani tidak terlalu bergantung pada pupuk subsidi.

“Bekerjasama dengan lembaga-lembaga keuangan kita bisa meningkatkan produktifitas pertanian. Harapan saya CU mulai mau melakukan pendampingan kepada masyarakat. Saya mendorong memang CU itu tidak hanya mengambil kredit saja. Supaya ada putaran uang jangan hanya simpan pinjam, tapi dengan memberikan modal kepada masyarakat,” tandas Karolin. (ES)

Related Posts

1 of 3,049