Connect with us

Peristiwa

Kampanye Fight Back Run Komnas Perempuan untuk Peringati Hari Anti Kekerasan

Published

on

(Dari Kanan ke Kiri) Komisioner Komnas Perempuan Mariana Amiruddin, Wakil Ketua Komnas Perempuan, Yuniyanti Chuzaifah, Direktur Indonesia untuk Kemanusiaan (IKa), Virlian Nurkristi, Lala Karmela. Foto: Dok. NusantaraNews/ Ucok Al Ayubbi

NusantaraNews.Co, Jakarta – Komnas Perempuan telah berhasil merekam kasus kekerasan terhadap perempuan yang terjadi selama tahun 2016. Hasilnya, terdapat 259.150 jumlah kekerasan terhadap perempuan. Sebanyak 245.548 kasus diperoleh dari 358 Pengadilan Agama dan 13.602 kasus yang ditangani oleh 233 lembaga mitra pengadaan layanan yang tersebar di 34 Provinsi.

Wakil Ketua Komnas Perempuan, Yuniyanti Chuzaifah mengatakan kekerasan seksual semakin tahun semakin mengalami peningkatan. Oleh karena itu, Komnas Perempuan Bersama dengan organisasi masyarakat sipil secara serentak akan melakukan kegiatan kampanye anti kekerasan terhadap perempuan yang setiap tahun diperingati mulai 25 November sampai 10 desember diberbagai macam daerah di seluruh Indonesia.

“Kami ingin Presiden memperhatikan kebutuhan perempuan korban untuj membangun, menjaga, memelihara dan membantu ruang-ruang pengaduan untuk penanganan dan pendampingan korban kekerasan seksual dengan tenaga ahli yang memiliki kapasitas yang memadahi tentang kekerasan berbasis gender,” ungkap Yuniyanti, Jum’at (24/11/2017).

Yuniyanti melanjutkan, dalam kampanye tersebut ia menyerukan kepada masyarakat untuk terus mengawal proses RUU penghapusan Kekerasan terhadap Seksual agar segera disahkan.

“Kami meminta masyarakat untuk secara Bersama-sama mengawal RUU Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan dan turut berpartisipasi dalam kampanye ‘Hentikan Kekerasan terhadap Perempuan’ termasuk terlibat dalam kekerasan pada orang-orang terdekat,” katanya.

Sementara itu, Direktur Indonesia untuk Kemanusiaan (IKa) Virlian Nurkristi mengatkan dalam kampanye nanti salah satu kegiatannya adalah Fun Run yang bertajuk “Fight Back Run”.

“kegiatan ini merupakan kampanye kepada public untuk mendukung RUU penghapusan Kekerasan seksual dan juga sebagai dukungan pada para perempuan yang menjadi korban kekerasan,” katanya.

Sebagai Informasi, dalam kampanye tersebut direncanakan akan dihadiri oleh Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin, dan beberapa seniman angtara lain Lala KAmela, Putri Patricia, Dimas Beck, Nova Eliza dan Tere Sisterhoodgigs turut bergeran dan berlari Bersama melawan kekerasan terhadap perempuan

Pewarta: Syaefuddin A
Editor: Achmad Sulaiman

Terpopuler