Connect with us

Ekonomi

Kaltara Ajukan Total 394 Usulan Proyek Prioritas Nasional dan Non Proyek Prioritas Nasional

Published

on

kaltara, proyek prioritas nasional, usulan proyek, non prioritas nasional

Forum Perencanaan Musrenbangnas 2019-Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2020 di ballroom Shangri-La Hotel, Jakarta, Kamis (9/5). (Foto: Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie mengungkapkan telah mengajukan 48 usulan proyek prioritas nasional dan 61 non proyek prioritas nasional untuk tahap pertama. Pada tahap kedua, Kaltara mengajukan 76 usulan proyek prioritas nasional dan 8 usulan non proyek prioritas nasional.

“PN 3, diajukan 33 usulan proyek prioritas nasional dan 38 usulan non proyek prioritas nasional. PN 4, Kaltara mengajukan 69 usulan proyek prioritas nasional dan 49 usulan non proyek prioritas nasional. Dan, PN 5, diajukan 10 usulan proyek prioritas nasional dan 3 usulan non proyek prioritas nasional,” katanya dikutip dari keterangan tertulis, Jakarta, Senin (13/5/2019).

Pengajuan tersebut telah disampaikan dalam Forum Perencanaan Musrenbangnas 2019-Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2020 di ballroom Shangri-La Hotel, Jakarta, Kamis (9/5) pekan lalu.

“Penyusunan RKP 2020 menggunakan pendekatan THIS. Yakni,Tematik dalam penentuan tema-tema prioritas; Holistik untuk pencapaian prioritas nasional melalui koordinasi berbagai K/L serta pemerintah daerah; Integratif antar berbagai program/kegiatan untuk mencapai prioritas nasional; dan Spasial dalam perencanaan kegiatan mempertimbangkan keterkaitan antar wilayah untuk mencapai sasaran prioritas nasional,” jelas Gubernur Kaltara.

Prinsip-prinsip tersebut diwujudkan dalam rangkaian penyusunan RKP 2020 melalui berbagai tahapan penting antara lain sidang kabinet rancangan awal RKP, Rakortek pusat dan daerah, rangkaian Musrenbangprov, Rakorbangpus, pertemuan para pihak (multilateral meeting), pertemuan dua pihak (bilateral meeting), pertemuan tiga pihak (trilateral meeting) dan Musrenbangnas.

“Ada 5 prioritas nasional (PN) yang dibahas dalam Musrenbangnas tahun ini. Yakni, PN 1 Pembangunan Manusia dan Pengentasan Kemiskinan, PN 2 Infrastruktur dan Pemerataan Wilayah, PN 3 Nilai Tambah Sektor Riil, Industrialisasi, dan Kesempatan Kerja, PN 4 Ketahanan Pangan, Air, Energi, dan Lingkungan Hidup, serta PN 5 Stabilitas Pertahanan dan Keamanan,” ungkapnya.

Pada acara ini juga dilakukan penyerahan dokumen rancangan teknokratik RPJMN 2020-2024 dan Rancangan Awal RKP 2020 oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas kepada Presiden RI. Lalu dilanjutkan pengumuman penghargaan pembangunan daerah (PPD) dan penyerahannya dilakukan Presiden RI.

Pemprov Kaltara menyampaikan rekapan usulan dalam Musrenbangnas 2019. Melalui aplikasi Krisna Selaras untuk proyek prioritas nasional, diusulkan sebanyak 236 usulan dan non proyek prioritas nasional (pilihan) sebanyak 158 usulan. Sehingga secara total ada 394 usulan.

(hms/kltr/ed)

Editor: Eriec Dieda

Terpopuler