Connect with us

Berita Utama

Kadis Sosial Tinjau Pelaksanaan P2K2, 3 KPM PKH Mengundurkan Diri

Published

on

Kadis sosial tinjau pelaksanaan P2K2, 3 KPM PKH mengundurkan diri.

Kadis sosial tinjau pelaksanaan P2K2, 3 KPM PKH mengundurkan diri/Foto: Kepala Dinas Sosial sedang memberikan edukasi kepada KPM PKH.

NUSANTARANEWS.CO, Aceh Barat – Kadis sosial tinjau pelaksanaan P2K2, 3 KPM PKH mengundurkan diri. Kepala Dinas Sosial Aceh bersama Pendamping PKH Barat memberikan edukasi kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melalui Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) dalam Program Keluarga Harapan (PKH) yang dilaksanakan dibalai desa Suak Bidok Kecamatan Arongan Lambalek kabupaten Aceh Barat.

Dalam kesempatan itu Zulfahmi selaku pendamping PKH sekaligus koordinator kecamatan Arongan Lambalek memberikan Materi Modul perlindungan anak sesi pencegahan kekerasan.

Anak adalah harta yang paling berharga bagi orang tua, senakal apapun anak tidak boleh dibentak-bentak apalagi dipukul karena akan mempengaruhi psikisnya – lemah lembut, dan kasih sayang kepada anak akan memberikan rasa sayang dia kepada kita orang tua dengan begitu dia akan lebih patuh kepada kita, paparnya.

Setelah sesi diskusi dan tanya jawab dengan KPM, 3 (tiga) Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengajukan pengundurkan diri dari penerima PKH dengan alasan sudah tidak layak lagi menerima bantuan PKH. 3 Kpm tersebut atas nama Murni Salnidar, Kasma Inda,h dan Anisa.

Kapala Dinas Sosial, Ibnu Abbas sangat mengapresiasi KPM yang rela mengundurkan diri dari peneriman PKH sehingga hal ini akan memberikan kesempatan kepada masyarakat yang lain yang belum mendapatkan bantuan – karena di Aceh Barat masih banyak keluarga kurang mampu yang belum mendapatkan bantuan PKH meski sudah terdaftar dalam DTKS. Bagi KPM yang mengundurkan diri akan kita usakan bantuan stimulan agar usaha yang dijalankan semakin lancar dan pendapatanya semakin meningkat,” ujar Kadis Sosial saat meninjau pelaksanaan P2K2 di Arongan lambalek, Kamis (3/6).

Baca Juga:  Mendagri Sampaikan Sejumlah Arahan Jelang Hari Pemungutan Suara

Di masa pandemi, kata Kadis Sosial, kegiatan P2K2 harus tetap diikuti oleh seluruh KPM dengan menerapkan prosedur kesehatan yang ditetapkan pemerintah secara ketat. “Sekarang agak beda, harus pakai masker, cuci tangan pakai sabun, duduknya juga ngga boleh dekat-dekat harus ada jarak minimal 1 meter,” paparnya.

Kepada pendamping PKH, ia juga menginstruksikan agar seluruh Sumber Daya Manusia (SDM) tetap menjalankan tugas masing-masing sembari menerapkan pola adaptasi kebiasaan baru. “Meski sekarang kondisi sedang agak sulit karena pandemi, walau bagaimanapun, program harus tetap jalan, tapi harus dibarengi juga dengan sikap optimis dan keyakinan kuat,” tambahnya.

P2K2, atau yang juga dikenal KPM dengan istilah ‘Sekolah PKH’ adalah kegiatan wajib untuk diikuti seluruh penerima bansos PKH. Dalam P2K2, mereka mendapatkan berbagai materi edukatif, mulai dari pengetahuan tentang kesehatan dan gizi, pengelolaan keuangan keluarga, sampai pengasuhan anak dan pendidikan.

Seluruh materi tersebut dituangkan dalam buku pedoman pelaksanaan P2K2. Jadi, ketika bansos disalurkan, KPM diharapkan dapat mengelola bansos yang diterimanya dengan baik lantaran mereka sudah dibekali kemampuan untuk berdaya dan siap untuk mandiri atau graduasi.

Kegiatan siang itu turut dihadiri Kepala bidang Perlindungan dan jaminan sosial, Mustafa Kamal, Kepala Seksi Jaminan sosial keluarga, Nurifah Fadhilah, Koordinator PKH Kabupaten, Mawardi, Administrator Pangkalan Data, Siti Jamilah dan Pendamping PKH Kecamatan Arongan Lambalek.

Sumber: Mawardi, Koordinator PKH

Loading...

Terpopuler