Connect with us

Ekonomi

Kabupaten Jember, Wilayah Lumbung Padi Jawa Timur

Published

on

Stok stara beras di Bulog Sub Divre Jember saat ini mencapai 11.334 ton. (Foto: SIs/NusantaraNews)

NUSANTARANEWS.CO, Jember – Upaya terhadap stabilitas persediaan maupun harga beras mulai gencar dilakukan menghadapi panen raya Maret 2018 di Kabupaten Jember sebagai wilayah lumbung padi Jawa Timur.

Pada Rabu (7/3) tim serapan gabah yang terdiri dari Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0824 Jember Kapten Arm M Ismuni, Pelda Suprapta bersama License Officer (LO) Kementerian Pertanian Wilayah Jember Abu Zaenal Zakaria dan Mula Mashuri menuju ke penggilingan padi UD Jawa Dwipa milik Johanes di Desa Slateng Kec Ledokombo Kab Jember.

Di UD Jawa Dwipa tersebut tim sergab melaksanakan pengecekkan dan negoisasi hasil giling yang berupa beras jenis medium terbaik yang akhirnya dapat diserap dengan harga Rp 9.200/Kg dengan jumlah serapan 30 ton stara beras.

Pada hari sebelumnya tim juga telah melaksanakan serapan di penggilingan padi UD Yukon milik Yukon Kelurahan Wirolegi Kecamatan Sumbersari dengan kualitas dan harga yang sama sebanyak 10 ton setara beras sehingga pada serapan 2 hari ini mampu menyerap 40 ton setara beras.

Menurut Aan Sugiarto Staf Bulog Sub Divre XI Jember yang tidak dapat mengikuti kegiatan serapan tersebut, stok stara beras di Bulog Sub Divre Jember saat ini mencapai 11.334 ton tentunya dengan serapan serapan yang dilakukan nantinya akan lebih memperkuat stok beras pemerintah dalam memantapkan swa sembada pangan nasional.

Pasiter Kodim 0824 Kapten Arm M Ismuni saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa selaku Pasiter yang baru menjabat sekitar 2 bulan ini dirinya sudah mulai harus menyesuaikan dengan bidang-bidang teritorial utamanya terkait pendampingan pertanian dan serapan gabag petani yang masuk pada bidang tugasnya.

Dengan bersinergi bersama pihak-pihak terkait dirinya akan melaksanakan upaya serapan gabah atau beras secara maksimal sesuai petunjuk Komandan Kodim dalam rangka memantapkan persediaan beras pemerintah. “Kalau pada tahun kemarin kita menjuarai nasional serapan gabah minimal pada tahun ini kita mempertahankan bahkan meningkatkan,” katanya.

Senada dengan yang disampaikan Pasiter Kodim 0824 Jember Komandan Kodim 0824 Letkol Inf Arif Munawar menyampaikan bahwa terkait dengan program pendampingan pertanian hingga serapan gabah ini sudah diinstruksikan kepada anggota agar lebih intensif turun ke lapangan.

“Dari tingkat Babinsa bahkan saya sendiripun sedapat mungkin turun ke sawah untuk melihat dan memonitor situasi lapangan dalam memantapkan dan meningkatkan upaya khusus ketahanan pangan nasional,” ujar Letkol Inf Arif Munawar. (sis)

Editor: Yahya Suprabana

Jurnalis dan editor di Nusantara News, researcher lepas. | life is struggle and like in silence |

Advertisement

Terpopuler