Politik

Kabar Segar Perkembangan Modernisasi Alutsista TNI

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Analis Pertahanan dan Alutsista TNI Jagarian Pani, akhir pekan ini mencatat adanya perkembangan modernisasi alutsista TNI. Hal itu diungkapkan melalui situs pribadinya, Minggu (12/2/2017).

Jagarin Pane menulis bahwa, Kementerian Pertahanan minggu ini kembali memesan 18 unit meriam artileri digital Caesar Nexter 155mm dari Perancis. Sebelum ini, kata Jagarin, kita sudah pesan 36 unit alutsista jenis ini dan semuanya sudah datang.

“Jelas bahwa batalyon Armed TNI AD semakin digaharkan dengan berbagai alutsista modern seperti 37 unit MLRS Astross II Mk6, 54 unit artileri KH178 105mm, 18 unit artileri KH179 155mm,” ungkap Jagarin.

Menurut dia, setelah ini Kemhan juga akan kembali pesan 18 unit Astross II Mk6 dari Brazil.

Selait itu, Jagarin Panu juga mencatat, bahwa Main Battle Tank Leopard RI kembali datang, ada 16 unit merapat di Tg Priok Jakarta. Indonesia memesan 110 MBT Leopard terdiri dari 40 Leopard A4 dan 60 Leopard RI dan sisanya Leopard Recovery.

Baca Juga:  Kopi Party Movement, Aktivis Senior dan Para Pakar Ajak Tokoh Masyarakat Dukung Gerakan Mahasiswa Tolak Harga BBM Naik

“TNI AD tahun ini juga akan diperkuat dengan 50 unit Panser Pandur II 8×8 dari Ceko, 60 unit Panser Badak buatan Pindad, 40 unit Rantis Sanca lisensi Bushmaster Australia dan 12 unit Ponton Amfibi dari Ceko,” terangnya.

Menariknya, kata dia, ternyata tanpa publikasi luas Indonesia tahun ini mulai memproduksi Roket Rhan450 dengan jarak tembak sejauh 150 km. “Uji coba alutsista ini sukses dilaksanakan Desember tahun lalu,” ujarnya.

Sejalan dengan ini, tambah Jagarin, PT Dahana mulai memproduksi bahan peledak dan propelan untuk mendukung produksi Rhan450.

“Keberhasilan ini mengangkat gengsi Indonesia di kawasan Asia Tenggara karena mampu mengembangkan berbagai jenis alutsista strategis salah satunya Rhan450,” kata Jagarin.

Pewarta: Sulaiman

Ikuti berita terkini dari Nusantaranews di Google News, klik di sini.

Related Posts

1 of 52