Connect with us

Ekonomi

Jumlah Driver Ojol Tak Terkendali Picu Kuantitas Order Menurun

Published

on

calon presiden, prabowo subianto, komunitas ojek online, driver ojek online, nusantaranews

Prabowo Subianto naik ojek online saat acara Kopdar Komunitas Ojol Menuju Perubahan 2019 yang diadakan para driver ojek online yang tergabung dalam dalam Forgab (Forum Gabungan) Roda 02, Sentul, Minggu (16/12/2018). (Foto: NUSANTARANEWS.CO)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Pemerhati masalah transportasi, Budiyanto melihat pemicu menurunnya kuantitas order ojek online (ojol) disebabkan karena jumlah driver dari hari ke hari semakin tak terkendali.

“Hasil wawancara dengan salah seorang pengurus asosiasi pengemudi ojol bahwa perkembangan ojol sudah tidak terkendali,” kata Budiyanto dalam keterangan persnya, dikutip Jumat (16/8/2019).

Dimana bagi para driver, lanjut Budiyanto menyebabkan ekses yang dialami adalah makin sedikitnya order. Sebagaimana diketahui dalam hukum dagang ada supply demand.

Jika supllay demand tidak seimbang dimana jumlah pengemudi over supply berbanding jumlah yang order jasa ojol, maka disitu akan memicu pendapatan menurun.

“Bagi para pengemudi, semakin ketat persaingan, sehingga menurunkan kuantitas order. Data yang didapat bahwa jumlah pengemudi ojol se Jabodetabek kurang lebih 500.000 pengemudi,” jelasnya.

Loading...

Untuk itu, perkembangan situasi seperti ini perlu diantisipasi dengan regulasi yang tepat untuk membatasi kuota pengemudi ojol sehingga ada keseimbangan antara supply pengemudi ojol dengan pengguna jasa angkutan.

“Sekali lagi jangan sampai terjadi over jumlah pengemudi berbanding dengan demand pengguna jasa ojol. Regulasi bisa dalam bentuk peraturan perundang-undangan (Permenhub) atau untuk merumuskan regulasi,” tandasnya.

Pewarta: Romadhon
Editor: Achmad S.

Loading...

Terpopuler