Jokowi: Saya Pemimpin Demokrat Bukan Otoriter

NUSANTARANEWS.CO, Bogor – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Rapat Pimpinan nasional (Rapimnas) Partai Demokrat di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor, Sabtu, (19/3/2018). Dalam kesempatan itu, Jokowi menyampaikan pidato yang menegaskan kalau dirinya bukanlah seorang pemimpin otoriter.

“Saya bukan pemimpin otoriter. Saya ini seorang demokrat,” kata Jokowi di hadapan ribuan kader Partai Demokrat.

Jokowi menegaskan dirinya adalah seorang demokrat yang baik karena memiliki ciri-ciri seorang demokrat seperti pendengar yang baik, menghargai pendapat orang lain dan menghargai perbedaan-perbedaan.

BACA: Demokrat Minta Jokowi Jangan Asal Tuduh Soal Aktor Politik Penunggang Demo

“Saya dan Pak SBY ini sebenarnya beda-beda tipis, kalau saya seorang demokrat, kalau Pak SBY tambah satu, Ketua Partai Demokrat, jadi bedanya tipis,” katanya.

Sementara itu, Susilo Bambang Yudhoyono (SYB) saat sambutannya mengatakan Jokowi merupakan seorang kepala negara dan pemimpin Indonesia. Sehingga, kata dia, Partai Demokrat wajib hukumnya memberikan penghormatan yang tinggi kepada kepemimpinan Jokowi. “Itulah etika politik yang Demokrat pahami dan jalankan,” ujar SBY.

Rapimnas Partai Demokrat ini dihadiri juga sejumlah petinggi negara lainnya seperti Menkopolhukam Wiranto, Mendagri Tjahjo Kumolo, dan Teten Masduki.

Sederetan mantan menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) juga turut hadir, termasuk wakil presiden RI ke-11 Boediono.

BACA: Demokrat Harus Jeli dalam Menentukan Koalisi yang Tepat

Rapimnas PArtai Demokrat ini dihadiri 11 ribu lebih kader partai berlambang Mercy tersebut. Adapun tujuan Rapimnas ini adalah konsolidasi dan persiapan mengikuti Pemilu 2019. Rapimnas digelar selama dua hari, 10-11 Maret 2018 dengan mengankat tema bertajuk Demokrat Siap.

Pewarta: Alya Karen
Editor: Eriec Dieda