Connect with us

Hukum

Jokowi Intruksikan Kapolri Tindak Tegas Penyebar Hoaks Dari Pintu ke Pintu

Published

on

Presiden Jokowi Usai Menghadiri Acara Harlah PPP ke-46 di kawasan Ancol, Jakarta (Foto Dok. NUSANTARANEWS.CO)

Presiden Jokowi Usai Menghadiri Acara Harlah PPP ke-46 di kawasan Ancol, Jakarta (Foto Dok. NUSANTARANEWS.CO)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengintruksikan kepada Kapolri Tito Karnavian untuk melakukan tindakan hukum secara tegas kepada penyebar hoaks dari pintu ke pintu. Hal itu dirasa penting, sebab pemilihan presiden (pilpres) pada 17 April mendatang sudah semakin dekat.

Jokowi juga meminta kepada semuanya untuk berhati-hati, sebab para penyebar fitnah sekarang, tidak hanya muncul di media sosial, melainkan sudah muncul dari satu rumah ke rumah yang lain.

“Gara-gara kabar-kabar bohong, yang seketika ini tidak hanya muncul di media sosial, tetapi sudah muncul dari pintu ke pintu, dari rumah ke rumah. Hati-hati masalah ini,” tegas Jokowi, saat memberikan sambutan di acara ulang tahun Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ke-46 di kawasan Ancol, Jakarta, Kamis (28/2/2019).

Baca Juga: Presiden Afganistan Ingatkan Jokowi Hati Hati Dengan Konflik

“Saya mengajak semuanya untuk berani merespon ini. Segera! Karena modal besar kita, aset kita adalah persatuan, kerukunan,” sambungnya.

Jika tidak segera direspon, maka menurut mantan walikota Solo itu, persaudaraan di Indonesia akan terganggu. Jokowi menilai persebaran hoaks ini disebut bukan barang sepele. Untuk itu ia meminta untuk berhati hati.

“Saya sampaikan ke Kapolri, tindakan hukum tegas harus diberikan kepada siapapun yang menganggu persatuan bangsa kita dengan cara cara menyebar hoaks dari pintu ke pintu, di media sosial,” kata Jokowi.

“Tegas, harus tegas!” sambung dia.

Presiden khawatir, jika penyebar hoaks dari pintu ke pintu itu tidak segera direspon secara tegas dan segera, maka isu yang tidak benar akan berpotensi merebak kemana-mana.

“Ini saya sampaikan, karena ini sudah mendekati 17 April. Kelihatannya kalau kita gak tegas merespon, kelihatannya akan semakin merebak dimana-mana,” tandasnya.

Pewarta: Romandhon

Terpopuler