Connect with us

Kesehatan

Jawaban Seputar Mitos Wanita Saat Haid

Published

on

Ilustrasi sakit perut akibat hait/Nusantaranews

Ilustrasi sakit perut akibat haid/Nusantaranews

NUSANTARANEWS.CO – Banyak beredar mitos dan anggapan mengenai orang yang sedang haid atau datang bulan. Mitos ini seperti menyebar, dan bagi sebagian wanita menjadi sebuah kepercayaan. Agar tidak menjadi hal yang keliru mari kita bahas mitos yang ada seputar haid pada wanita:

Pertama: Minum soda untuk memperlancar haid

Para wanita sudah sangat paham apabila haid tidak lancar tentunya membuat merasa tersiksa untuk melakukan kegiatan sehari-hari. Beberapa dari wanita yang sedang haid sering minum minuman bersoda yang dipercaya bisa membuat haidnya menjadi lancar. Benarkah?

Dikutip The Sun bahwa dengan meminum soda pada saat sedang haid sering digunakan hampir oleh wanita yang sedang haid sering minum minuman bersoda yang konon akan memperlancar haidnya. Pendapat ini ternyata dipatahkan oleh sebuah penelitian yang mengatakan bahwa ternyata tidak ada hubungannya soda dengan hormon dan faktor psikis lainnya. Haid yang tidak lancar diakibatkan adanya faktor internal yaitu hormon yang bertugas mengatur siklus menstruasi tidak seimbang. Hal ini dapat dipengaruhi oleh keadaan stress dan perubahan berat badan. Ini membuktkan kepada wanita manapun bahwa memperlancar haid tidak ada hubungannya dengan minum soda.

Kedua: Dilarang minum es saat haid

Loading...

Pernah mendengar pernyataan mengenai apabila sedang haid tidak boleh meminum minuman yang yang dingin karena akan menyebabkan darah haid membeku kemudian menyebabkan Kista? Beberapa wanita mungkin pernah mendengar pernyataan mengerikan ini, dan bebrapa di antaranya tidak jarang percaya dengan hal ini, akan tetapi mari kita simak penjelasan berikut.

Menstruasi atau haid atau datang bulan adalah suatu kejadian normal pada seseorang perempuan yang sudah mengalami pubertas dan mengalami proses keatangan sel telur dalam hal ini haid berhubngan dengan sistem reproduksi wanita sedangkan minum dan makan akan berhubungan dengan sistem pencernaan. Kita semua paham bahwa sistem reproduksi dan sistem percernaan adalah dua sistem yang berbeda dan terpisah juga tidak ada hubungannya satu dengan yang lainnya. Sehingga secara medis tidak benar adanya pengaruh antara minum minuman dingin yang dikonsumsi dengan gangguan pada saat seseorang perempuan haid. Terlebih lagi sampai menyebabkan adanya pembekuan darah, ini hanya ada sedikit kesalahan cara pandang masyarakat. Sebenarnya air dingin tidak memiliki efek apapun pada saat haid terutama efek memperlambat aliran darah. Selama tidak merasakan sakit nyeri berlebih atau pun perut kembung, minum air es boleh-boleh saja dilakukan.

Baca Juga:  Senja Tua dan Kunang-kunang di Dalam Angan

Ketiga: Mandi air hangat memberbanyak keluarnya darah

Tidak ada hubungannya air hangat dengan keluarnya darah haid. Air hangat justru bisa membantu mengurangi rasa nyeri pada saat sedang haid.

Keempat: Tidak boleh keramas pada saat haid

Mitos yang satu ini sebenarnya tidak benar, namun masih banyak dipercaya oleh kaum hawa. Keramas tidak ada hubungannya sama sekali dengan haid tetapi lebih kepada kebersihan tubuh dan rambut anda sendiri. Keramas tidak ada larangannya sama sekali pada saat anda sedang haid, justru malah harus dilakukan. Menjaga kebersihan hal sangat penting pada saat sedang haid. Begitu pula dengan mencuci rambut, kebersihan kulit kepala kita saat sedang haid harus sering dijaga karena adanya perubahan hormon.

Kelima: Tidak boleh olahraga pada saat haid

Olahraga bukanlah hal yang buruk saat anda sedang haid. Bahkan beberapa orang mengalami mood yang lebih baik serta tubuh yang lebih nyaman ketika berolahraga pada saat haid. Pilihlah saja olahraga yang ringan sehingga akan membuat tubuh anda menjadi lebih segar dan merasa lebih nyaman dan tidak terlalu memforsir energi.

Keenam: Minum obat anti nyeri saat haid mempengaruhi kesuburan

Obat pereda nyeri aman digunakan untuk anda yang ingin menghilangkan rasa sakit ketika anda sedang haid. Akan tetapi anda juga harus memperhatikan penggunaannya, gunakan jika memang dibutuhkan. Adanya pengaruh gangguan kesuburan itu sendiri bisa diakibatkan oleh jaringan endometrium ke dalam otot rahim dan akan mempengaruhi kesuburan dan hal ini tidak serta-merta dialami oleh semua wanita.

Meski banyak mitos yang beredar dan berkembang di masyarakat, alangkah baiknya jangan mudah percaya begitu saja. Ada perlunya kita mencari penjelasan secara ilmiah sehingga tidak ketakutan dengan mitos yang belum tahu pasti kebenarannya. Tetap menjaga kebersihan dan kesehatan alat reproduksi anda pada saat haid karena itu adalah aset masa depan anda. Semoga bermanfaat. (tiazh oktaviani/red)

Baca Juga:  Soal Infrastruktur, Jokowi: Kita Sedang Membangun Fondasi yang Kokoh
Loading...

Terpopuler