Connect with us

Hukum

Jampidsus Arminsyah Bantah Ikut Amankan Perkara Korupsi di PT Brantas Abipraya

Published

on

NUSANTARANEWS.CO – Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Arminsyah membantah fakta persidangan terdakwa Dandung Pamularno, Sudi Wantoko, dan Marudut Pakpahan yang menyebutkan namanya ikut terlibat dalam mengamankan perkara dugaan korupsi di PT Brantas Abipraya yang sedang ditangani Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta. Hal tersebut dibantahnya saat bertandang di Gedung KPK.

“Tidak ada itu tidak ada,” katanya di Jakarta, Jumat (29/7/2016).

Arminsyah disebut namanya saat Treasure Manager Kantor pusat PT BA Joko Widyantoro memberikan kesaksian di Tipikor. Tidak hanya Arminsyah, Tenaga Ahli Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Khairiansyah Salman juga disebut namanya oleh Joko.

Saat itu Joko bercerita bahwa nama Arminsyah ikut disebut-sebut saat dirinya mendapatkan surat pemanggilan dari pihak Kejati DKI pada tanggal (23/3/2015) sebagai saksi dalam kasus tersebut. Sedangkan Khairansyah merupakan rekan dari Sudi Wantoko yang kasusnya tengah diselidiki oleh Kejati DKI. Kemudian setelah menerima surat panggilan dari Kejati DKI Sudung Situmorang untuk pemeriksaan pada 23 Maret 2015, ‎ terjadi pertemuan di Lapangan Golf Pondok Indah.

Pertemuan tersebut terjadi sebelum Joko menghadiri pemeriksaan di Kejati DKI. Dalam pertemuan di lapangan golf itu hadir Marudut, Dandung, tenaga ahli Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Khairiansyah, dan beberapa orang lainnya dari unsur PT Brantas.‎

Loading...

Dalam pertemuan itu, pihak dari PT BA berkonsultasi dengan Marudut dan Khairiansyah terkait perkara PT BA yang sudah masuk tahap penyidikan berdasarkan surat panggilan pemeriksaan yang dikeluarkan Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati DKI Tomo Sitepu.

Dalam surat panggilan juga disebutkan Sudi Wantoko sudah berstatus tersangka di Kejati DKI. Khariansyah, kata Joko, menyampaikan akan membantu pihak PT BA. Caranya Khariansyah menghubungi orang Kejagung. Khariansyah akan menanyakan tentang sudah sejauh mana penanganan kasus tersebut. Orang Kejagung yang dimaksud adalah Arminsyah.

Baca Juga:  Banyak Orang Alergi Istilah Pribumi, Marzuki Alie: Sebutan Itu Mulia, Bukan Hina

Sayangnya saat dikonfirmasi, Arminsyah lagi-lagi membantah. “Saya tidak pernah ada di telepon oleh dia (Khariansyah), saya tidak kenal dia, dan tidak berhubungan apa-apa,” tegasnya. (restu)

Loading...

Terpopuler