Isu Rush Money, Bos OJK: Respon Pasar Normal

Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman Hadad/Foto Andika / Nusnataranews

Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman Hadad/Foto Andika / Nusnataranews

NUSANTARANEWS.CO – Belakangan ini beredar ajakan untuk menarik dana secara massal alias rush money dari bank lewat sosial media. Ajakan ini terkait dengan akan dilakukannya demonstrasi tanggal 25 November dan 2 Desember mendatang.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad, kondisi pasar keuangan saat ini masih berjalan normal. Pasar keuangan di Indonesia dalam kondisi baik dan tidak terlalu berpengaruh terhadap ketidakpastian global.

“Saya melihat ini satu hal yang biasa saja. Kita tidak melihat sesuatu yang extraordinary, tidak ada juga pasar merespons normal saja dengan perubahan sentimen yang ada di luar sana,” ujar Muliaman, di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (22/11/2016).

Muliaman berharap, aksi demonstrasi 25 November dan 2 Desember mendatang tidak memberikan dampak yang signifikan kepada pasar keuangan Indonesia.

“Saya melihat industri keuangan masih terjaga ya, artinya mudah-mudahan tidak sampai mengganggu kinerja ekonomi kita sehingga pasar juga tidak terganggu,” tutur Muliaman.

Muliaman menambahkan, kondisi ekonomi Indonesia saat ini dalam kondisi baik. Kondisi ekonomi Indonesia yang baik ini akan membuat efek sentimen pasar keuangan dunia di Indonesia berangsur pulih.

“Fundamental kita baik, tidak ada asalan. Saya kira kalau fundamental baik pasar akan mengikutinya,” kata Muliaman. (Andika)

Exit mobile version