Berita UtamaMancanegaraTerbaru

IRGC Lanjutkan Serangan Terhadap Posisi Teroris di Kurdistan Irak

IRGC lanjutkan Serangan Terhadap Posisi Teoris di Kurdistan Irak
IRGC lanjutkan serangan terhadap posisi teroris di Kurdistan Irak/Foto: Press TV

NUSANTARANEWS.CO, Teheran – Angkatan Darat Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) kembali meluncurkan serangan dengan menggunakan rudal dan drone ke posisi kelompok Partai Demokrat Kurdistan Iran dan Partai Komala di Wilayah Kurdistan Irak pada Senin dini hari.

Empat rudal dilaporkan menghantam pangkalan Partai Demokrat Kurdistan Iran di kota Koy Sanjaq di wilayah tersebut, sedangkan drone kamikaze dilaporkan menghantam situs kelompok tersebut di dekat Desa Baharka di tempat lain di wilayah tersebut.

Dalam serangan lain, drone bunuh diri IRGC menghancurkan basis Partai Komala di dua lokasi dekat kota Sulaymaniyah di wilayah tersebut.

Sumber lokal di Wilayah Kurdistan mengatakan bahwa serangan Senin pagi tersebut telah menewaskan 26 anggota kelompok teroris.

Brigadir Jenderal Mohammad Pakpour mengatakan bahwa serangan akan terus berlanjut hingga ancaman mereka terhadap Iran dihilangkan dan mereka dilucuti, kata komandan terkait serangan lanjutan pada hari Selasa yang menargetkan pangkalan dan posisi “gerombolan bersenjata dan teroris bayaran dari arogansi global” di wilayah Perdi Wilayah Kurdistan Irak.

Baca Juga:  Rektor UNIKI Lantik Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Lanjutkan Periode 2021-2025

Rudal serangan presisi IRGC juga telah menghancurkan ledakkan posisi kelompok separatis PAK (Partai Kebebasan Kurdistan), yang berperan dalam mendukung kerusuhan dan kerusuhan baru-baru ini di Iran barat laut, tambahnya.

Sejauh ini IRGC telah melancarkan beberapa putaran serangan militer terhadap posisi kelompok separatis di Wilayah Kurdistan Irak dalam dua bulan terakhir.

Tahap pertama serangan dimulai pada 24 September, setelah aksi teroris memicu kerusuhan dan kerusuhan di sepanjang kota perbatasan di barat Iran.

Langkah Angkatan Darat IRGC untuk menyerang kelompok teroris Komalah dan Demokrat yang berbasis di Irak terjadi setelah tim bersenjata kelompok ini masuk secara ilegal ke kota-kota perbatasan Iran.

IRGC mengatakan, “Para teroris ini – yang didukung oleh arogansi global dan berbasis di wilayah utara Irak – telah melarikan diri dari negara itu setelah menelan banyak korban.”

IRGC menegaskan bahwa Iran telah memperingatkan pejabat Wilayah Kurdistan Irak tentang kegiatan kelompok teroris di wilayah tersebut, tetapi mereka tidak mampu mengambil tindakan yang diperlukan dan tepat untuk mencegah gerakan teroris. (Banyu)

Related Posts

1 of 11