Connect with us

Berita Utama

Iran Segera Luncurkan Hovercraft Tempur Baru

Published

on

Iran segera luncurkan hovercraft tempur baru.

Iran segera luncurkan hovercraft tempur baru/Foto; Fars News Agency

NUSANTARANEWS.CO, Teheran – Iran segera luncurkan hovercraft tempur baru. Pada November 2012, Republik Islam Iran telah meluncurkan hovercraft versi tempur yang dinamakan Tondar. Hovercraft tempur buatan lokal tersebut dapat dipesenjatai berbagai jenis senjata seperti senapan mesin, roket, dan dapat meluncurkan drone. Angkatan Laut Iran menggunakan Tondar untuk menjalankan misi pengintaian, operasi amfibi jarak menengah baik dikepulauan maupun wilayah pesisir.

Baru-baru ini, di tengah ketegangan yang terus berlanjut dengan Amerika Serikat (AS), Iran dilaporkan dalam waktu dekat akan meluncurkan hovercraft tempur baru hasil produksi dalam negeri menyusul begabungnya 340 kapal cepat rudal ringan, kapal pangkalan depan Makran, dan fregat peluncur rudal Zereh.

Meski belum jelas spesifikasinya, namun Hovercraft tempur tersebut dapat dipersenjatai rudal dan dapat meluncurkan drone. Hal tersebut disampaikan oleh Komandan Angkatan Laut Laksamana Muda Hossein Khanzadi dalam pidatonya di pertemuan komandan Angkatan Laut pada hari Senin (8/3).

Ditambahkan bahwa hovercraft baru buatan buatan dalam negeri itu akan bergabung dengan armada Angkatan Laut pada medio kedua Maret mendatang.

Dalam pidatonya, Khanzadi juga mengatakan bahwa semua kapal perang permukaan dan kapal selam Angkatan Laut saat ini telah dilengkapi dengan rudal domestik, dan rudal peluncuran vertikal yang akan segera dipasang dan dioperasikan di kapal perang permukaan.

“Melalui ketekunan spesialis muda Iran di Angkatan Laut, kami telah mampu mencapai swasembada 100% di semua bidang perbaikan dan peralatan,” kata komandan itu.

Khanzadi lalu merujuk pada latihan angkatan laut gabungan bulan lalu antara angkatan laut Iran dan Rusia di Samudra Hindia Utara dan menggambarkan sebagai refleksi dari kekuatan yang “efektif” dengan menyaksikan berbagai rudal jarak jauh, drone, tank, kapal perang, kapal selam, dan helikopter yang diproduksi secara mandiri diuji menembak target darat, laut, dan udara. (AS)

Baca Juga:  Kemendagri Dukung Penuh Program Vaksinasi Covid-19 Bagi Penyandang Disabilitas

Loading...

Terpopuler