Connect with us

Ekonomi

Iran Akan Memenuhi Kebutuhan Migas Indonesia

Published

on

NUSANTARANEWS.CO – Iran Akan Memenuhi Kebutuhan Migas Indonesia. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said memimpin Delegasi Indonesia bertemu dengan Menteri Perminyakan Iran, Bejan N Zanganeh beserta pejabat terkait untuk meningkatkan kerjasama dalam bidang energi dengan Iran.

Dalam pertemuan tersebut telah terjadi kesepakatan antara Pertamina (Persero) dan National Iranian Oil Company (NIOC) untuk pasokan Liquified Petrolium Gas (LPG) dari Iran ke Indonesia. Kerjasama pasokan LPG dari NIOC ke Pertamina disepakati sebesar 88.000 ton untuk tahun 2016 dan akan meningkat menjadi 500.000 ton pada 2017.

Secara terpisah Menteri Ekonomi Iran Ali Tayyebnia juga menyampaikan bahwa Iran siap memasok crude oil sebanyak 200.000 bph ke Indonesia.

Sementara menurut Gubernur OPEC Indonesia, Widhyawan Prawiraatmadja Indonesia memang membutuhkan LPG. Sedangkan Iran surplus LPG. Jadi, dengan Iran diharapkan kita bisa mendapatkan harga yang bagus. Tapi untuk impor minyak mentah dengan Iran tidak mungkin dilakukan dalam waktu dekat ini, karena kebutuhan kilang-kilangnya masih menggunakan minyak jenis sweet crude, yang bukan berasal dari Iran.

Oleh karena itu, untuk pemenuhan jangka pendek crude oil Indonesia akan impor sekitar 400.000 bph, di mana 125.000 bph berasal dari crude oil Arab Saudi.

Loading...

Sekedar informasi, bahwa pada bulan Mei tahun ini pemerintah telah berhasil merealisasikan kerjasama dengan Saudi Aramco dan Pertamina dalam pengembangan proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Kilang Cilacap. Serta kesepakatan kerjasama pasokan Liquefied Petroleum Gas (LPG) antara PT Pertamina (Persero) dengan National Iranian Oil Company (NIOC). (Banyu)

Loading...

Jurnalis dan editor di Nusantara News, researcher lepas. | life is struggle and like in silence |

Terpopuler