Lintas Nusa

Inovasi Pengembangan Koperasi Melalui Hasil Pertanian Digelar

NUSANTARANEWS.CO, Sumenep – Dalam rangka meningkatkan peran koperasi di Kabupaten Sumenep sebagai lembaga pengembangan ekonomi di masyarakat, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro terus melakukan kegiatan inovasi mengembangan koperasi melalui pengelolaan hasil pertanian pada, Kamis, 3 Mei 2018.

Kegiatan pemberdayaan usaha koperasi bidang buah buahan diikuti oleh 40 orang dari koperasi wanita, yang digelar selama dua hari (2-3/5) tersebut. Kegiatan tersebut ditempatkan di Hotel Sumekar Sumenep Madura. Tujuan kegiatan tersebut, dalam rangka upaya mengembangkan koperasi di bidang usaha pengolahan hasil pertanian seperti buah-buahan dalam rangka mengembangkan usaha bisnis bagi anggota koperasi.

Nurfitriana Busyro Karim Ketua TP PKK Sumenep yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, koperasi sebagai jantung perekonomian masyarakat harus mampu memberikan peluang usaha bagi anggota koperasi, sehigga manfaat keberadaan koperasi bisa dirasakan oleh seluruh anggota koperasi dan masyarakat secara umum. Koperasi harus mampu meningkatkan kesejahteraan para anggotanya. Sebab perekonomian masyarakat harus didadasari sifat kekeluargaan dan kegotongroyongan.

Baca Juga:  Gelar FGD, Bentuk Keprihatinan Golkar Jatim Terhadap Krisis Pangan Global

Baca Juga:
Muhasabah 70 Tahun Nasib Koperasi Indonesia 
Koperasi di Indonesia Harus Direformasi 
DPR: Melalui Penguatan UU Koperasi, Indonesia Siap Hadapi Perang Ekonomi 

“Kehadiran koperasi harus mampu memberikan peluang kerja bagi onggota dan masyarakat,” terang wanita kelahiran Lombok tersebut

Lanjut Nurfitriana, Koperasi di Sumenep mampu menekan pengangguran dengan merekrut 39 persen dari total tenaga kerja di Sumenep. Maka dari itu, pihaknya menyambut baik dan mengapresiasi pengembangan koperasi di bidang pertanian.

Sementara menurut Imam Trisnohadi, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sumenep pihaknya berkometmen untuk terus melakuan inovasi pengembangan koperasi, sehingga keberadaan koperasi betul betul menjadi solusi pengembangan ekonomi bagi anggota dan masyarakat. Kedepan pengembaangan koperasi pertanian akan menjadi fokus utama sehingga hasil pertanian tersebut bisa diolah menjadi camilan dan oleh-oleh khas sumenep.

“Sumber daya manusia SDM pengurus dan anggota koperasi berlu dibangun sejak dini, sehingga kedepan mampu menumbuhkan inovasi baru dalam mengembangan koperasi,” ucap Imam

Baca Juga:  Jadi Anak Tiri, Taman Kanak-Kanak di Jawa Timur Kurang Perhatian Pemerintah

Pewarta : Danial
Editor: Romandhon

Ikuti berita terkini dari Nusantaranews di Google News, klik di sini.

Related Posts

1 of 1.711