Inilah Usulan Wagub Emil Dardak Untuk Kendalikan Inflasi di Jatim

Inilah Usulan Wagub Emil Dardak Untuk Kendalikan Inflasi Di Jatim
Inilah usulan Wagub Emil Dardak untuk kendalikan inflasi di Jatim

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya – Inilah usulan Wagub Emil Dardak untuk kendalikan inflasi di Jatim. Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengajak segenap Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Jawa Timur untuk menjaga lonjakan inflasi di Jatim. Wagub Emil pun mengusulkan empat strategi sebagai upaya pengendalian. Yakni, Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif.

Mengingat Jatim kini tengah dalam masa masa tren pemulihan permintaan, kenaikan harga komoditas global, kenaikan harga-harga komoditas yang diatur oleh pemerintah, dan pengaruh cuaca. Terlebih, mendekati Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

“Kita harus mengendalikan laju inflasi di masa tren pemulihan permintaan, kenaikan harga komoditas global, kenaikan harga-harga komoditas yang diatur oleh pemerintah, dan pengaruh cuaca,” ungkap Wagub Emil di Surabaya, Rabu (20/4).

Mantan Bupati Trenggalek itu menambahkan, kelancaran produksi akan menciptakan nilai tambah yang tinggi. Ungkapnys, ini dapat tercapai dengan optimalisasi hulu-hilir komoditas potensial.”Nilai tambah yang tinggi melalui peningkatan produktivitas komoditas potensial, penguatan supply management, serta aktivasi jalur perdagangan,”jelasnya.

Emil juga menekankan, tantangan struktural berupa masih tingginya disparitas harga antar Kabupaten/kota dan tingginya harga pangan di beberapa daerah pusat turut menjadi perhatian.

“Disparitas harga antar Kab/Kota di Jawa Timur masih relatif tinggi khususnya untuk komoditas-komoditas penyumbang inflasi utama terutama pada periode mendekati HBKN Ramadhan dan Idul Fitri,” sebutnya.

Karena itu, sinergi antar daerah dalam mendukung stabilitas harga dan ketersediaan pasikan menjelang hari besar keagamaan nasional menjadi!hal yang perlu disoroti.”Diperlukan sinergi dan koordinasi intens dari seluruh pihak terkait yang berkontribusi dalam mengoptimalkan peta hulu-hilir komoditas di Jawa Timur,” katanya. (setya)