Connect with us

Lintas Nusa

Ini Nama-nama Penerima Anugerah IKBAL TABAH Award 2019

Published

on

Ketua Umum Ikatan Keluarga Besar Alumni Pondok Pesantren Tarbiyatut Tholabah (IKBAL TABAH) Kranji Paciran Lamongan, Moh. Nur Huda (Baju Putih). (FOTO: NUSANTARANEWS.CO/Istimewa)

Ketua Umum Ikatan Keluarga Besar Alumni Pondok Pesantren Tarbiyatut Tholabah (IKBAL TABAH) Kranji Paciran Lamongan, Moh. Nur Huda (Baju Putih). (FOTO: NUSANTARANEWS.CO/Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO, Lamongan – Ikatan Keluarga Besar Alumni Pondok Pesantren Tarbiyatut Tholabah Kranji Paciran Lamongan mengadakan berbagai rangkaian Kegiatan dalam rangka Peringatan Hari Lahirnya yang ke-37 Tahun. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah Tasyakuran dan Pemberian Anugerah IKBAL TABAH Award 2019 yang dihadiri berbagai kalangan terutama Santri dan Alumni, Minggu (24/03/2019) kemarin.

Ketua Umum IKBAL TABAH, Moh. Nur Huda menyampaikan, lewat momentum Harlah IKBAL TABAH ke-37 ini, selain dijadikan sebagai ruang untuk menyikapi berbagai peluang dan tantangan yang dihadapi, IKBAL TABAH yang didirikan pada 19 Maret 1982 juga mencoba untuk meneguhkan entitas penting bangsa ini adalah merupakan wadah berinstraksi para alumni yang telah tersebar di berbagai daerah dengan berbagai macam profesi dan kegiatan yang digelutinya.

Baca Juga:

“Karena itu, dalam rangka memaknai semangat Hari Lahir ke-37 Tahun IKBAL TABAH ini, untuk pertama kalinya kita menganugerahkan “IKBAL TABAH Award 2019” kepada para Tokoh-Tokoh yang telah berjasa dalam mengawal perjalanan IKBAL TABAH,” tutur Huda melalui keterangan resmi yang diterima nusantaranews.co, Senin (25/3/2019).

Huda mengatakan Penganugerahan “IKBAL TABAH Award 2019” diberikan sebagai bentuk Apresiasi atas pengabdian dan jasa-jasanya selama berkhidmat untuk kemajuan IKBAL TABAH pada eranya masing-masing.

“Semoga dengan adanya Anugerah tersebut, kita sebagai generasi penerus dapat mengambil hikmah dan semangatnya untuk selalu berkhidmah demi Bangsa, agama dan almamater tercinta Pondok Pesantren Tarbiyatut Tholabah,” harapnya.

Adapun para penerima “IKBAL TABAH AWARD 2019” adalah sebagai berikut; untuk Kategori “Tokoh Penggerak IKBAL TABAH” lintas generasi dianugerahkan kepada Drs. Marsikhan Mansur, SH.

Kategori Ketua Umum IKBAL TABAH dari masa ke masa dianugerahkan kepada Zeini Mahbub (Ketua Umum 1982–1984); Prof. Dr. H. Ma’sum Nur Alim, M. Ag (Ketua Umum 1984–1986); H. M. Rodli Sufri (Alm) (Ketum Umum 1986–1988); Drs. H. Abdul Karim Djabir, M. Ag (Ketum Umum 1988–1990); Drs. H. Zainal Millah Ali (Ketua Umum 1990–1992);

Kemudian Drs. H. Fathurrahman (Ketua Umum 1992–1994); Dr. Hisbullah Huda, M. Ag (Ketua Umum 1994–1996); H. Misbahul Munir, MA (Ketua Umum 1996–1998); Nurul Yaqin, MA (Ketua Umum 1998–2002); Moh. Fatih Lutfi, M. Pd (Ketua Umum 2002–2004); H. Abdullah Mas’ud, M. Si (Ketua Umum 2004–2010); H. Moh. Syamsul Falah, M. Pd (Ketua Umum 2010–2014); Ahmad Millah Hasan, S. Pd (Alm) (Ketua Umum 2014–2016).

Sementara itu, salah satu penerima Anugerah yang juga Ketua pertama dan salah satu perintis IKBAL TABAH Zeini Mahbub menuturkan bahwa pesantren Tarbiyatut Tholabah sejak berdirinya 1898 menjadi pesantren tertua di wilayah Lamongan, tentu dengan umur pesantren yang sudah lebih dari satu abad telah berkontribusi melahirkan para alumni pesantren yang berkiprah di masyarakat dan terjun dalam berbagai profesi.

“Namun, di tengah dinamika kealumnian pesantren yang makin tahun makin bertambah. Sudah tentu dibutuhkan sebuh organisasi alumni yang nantinya dapat berfungsi sebagai wadah dan pemberi inspirasi bagi santri di lingkungan pesantren,” ujar Zeini.

Ia menambahkan, IKBAL TABAH sebagai wadah alumni yang didirikan pada tahun 1982 menjadi wadah penting dalam penjaringan aspirasi alumni untuk bersama-sama ikut serta dalam pembangunan pesantren. Pendirian IKBAL TABAH di awal periode proklamasi mengalami dinamika yang begitu komplek, mulai tidak adanya dana, karena pada saat pendirian, para anggota hanya seorang mahasiswa yang serba kekurangan dalam segi ekonomi.

“Namun, semangat dan tekad yang bulat dengan modal “Nekat” organisasi yang dulunya hanya terdiri dari 10 anggota yang aktif, kini berkembang menjadi organisasi besar alumni pesantren yang terus berjuang untuk mengawal NKRI menjadi negara yang humanis dan pluralis,” katanya.

Zeini Mahbub yang dalam acara harlah IKBAL TABAH ke 37 juga mendapat penghargaan IKBAL TABAH AWARD berpesan kepada semua audiensi dan santri untuk senantiasa menjadi santri yang selalu mementingkan orang, bukan dipentingkan orang. (mys/nn)

Editor: Achmad S.

Terpopuler