Connect with us

Gaya Hidup

Ini Alasan Mafia Narkoba Rekrut Anak-anak Jadi Kurir

Published

on

ILUSTRASI/Istimewa/Nusantaranews
Stop Narkoba/Ilustrasi Nusantaranews

NUSANTARANEWS.CO – Menteri Sosial (Mensos), Khofifah Indar Parawansa, mengungkapkan bahwa dari 189 warga binaan di lapas anak wanita di Tangerang, Banten, sebagian besar drugs trafficker yang sudah semestinya menjadi kewaspadaan bersama, sebab sindikat narkoba telah menarget anak-anak.

“Bukan tanpa alasan jaringan sindikat narkoba menargetkan anak-anak menjadi kurir dan drugs trafficker, sebab anak-anak itu jika tertangkap dan divonis mendapatkan setengah hukuman dari orang dewasa,” ungkapnya seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Nusantaranews, Jakarta, Senin (22/8/2016).

Misalnya, Khofifah menjelaskan, seorang anak yang telah divonis mendapatkan hukuman 10 tahun penjara, maka ia hanya akan mendapatkan setengah dari orang dewasa yakni 5 tahun karena ada Undang-Undang (UU) Perlindungan Anak. Kemudian, ditambah berbagai remisi menjadikan dalam waktu 4 tahun sudah bisa menghirup udara bebas.

“Melihat celah tersebut, jaringan sindikat narkoba terus membidik dan menarget anak-anak agar menjadi kurir narkoba atau drugs trafficker,” ujarnya.

Dalam menyikapi hal tersebut, Khofifah menyampaikan, Kementerian Sosial (Kemensos) saat ini memiliki call center di nomor 1500 171 untuk layanan konsultasi masalah narkoba. Bagi korban penyalahgunaan narkoba akan direhabilitasi sosial di 160 panti rehabilitasi narkoba di seluruh Indonesia.

Loading...

“Call center 1500 171 layanan bebas pulsa, beroperasi 24 jam sehari dan 7 hari dalam sepekan. Melalui nomor tersebut, bisa konsultasi, menanyakan tempat rehabilitasi sosial bagi korban penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.

160 panti rehabilitasi korban penyalahgunaan narkoba tersebut telah terkoordinasi dengan Kemensos, sehingga layanan yang diberikan oleh mereka adalah gratis.

“160 panti yang terkoordinasi dengan Kemensos dan mendapatkan bantuan perkemakan dan memberikan layanan dan penjangkuan bagi korban penyalahgunaan narkoba gratis,” ujarnya lagi. (deni/red-01)

Baca Juga:  Sensitif, MUI Sebut Putusan MK Soal Batas Usia Perkawinan Anak Bisa Timbulkan Polemik
Loading...

Terpopuler