Connect with us

Peristiwa

Ingin Hubungan Industrial Harmonis, SPHI Gelar Pelatihan Teknik Bernegosiasi

Published

on

SPHI Gelar Pelatihan Teknik Bernegosiasi (Foto Ucok A/Nusantaranews)

NUSANTARANEWS.CO, Cianjur – Serikat Pekerja Holcim Indonesia (SPHI) yang juga merupakan salah satu federasi yang bernaung di bawah Konfederasi Serikat Buruh Muslim Indonesia mengadakan pelatihan teknik negosiasi dalam hubungan industrial, di Wisma Karya Jasa, Ciloto, Puncak, Jawa Barat, Jumat (12/1/2018)

Ketua SPHI Bachtiar Rusli mengatakan pelatihan ini merupakan hal yang sangat penting untuk membekali seluruh pengurus dan sekaligus anggota SPHI dalam menjalankan hubungan industrial.

“Dengan pendidikan dan pelatihan ini, salah satu jawaban untuk meningkatkan bargaining posisition saat melakukan perjanjian kerja bersama, selain juga dapat digunakan sebagai bekal untuk melakukan negosiasi dengan perusahaan, agar kita dapat mencapai kesejahteraan dan kenyamanan buruh dalam bekerja,” ungkap Bachtiar di kawasan puncak, Jumat (12/1/2018).

Selain itu menurut Bachtiar, pelatihan ini juga merupakan bagian dari agenda dari pengkaderan yang rencana akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Ini merupakan agenda kaderisasi untuk mempersiapkan negosiator-negosiator kita agar lebih mampu dalam memperjuangkan kepentingan buruh,” paparnya.

Sementara itu, Presiden Konfederasi Serikat Buruh Muslim Indonesia, Syaiful Bahri Anshori mengatakan mengapresiasi kegiatan yang telah dilakukan oleh Serikat Pekerja Holcim Indonesia (SPHI).

Menurutnya pelatihan teknik negosiasi dalam hubungan industrial merupakan hal yang sangat penting dimiliki oleh serikat buruh untuk melaksanakan perjanjian kerja bersama.

“Pertama saya apresiasi kegiatan yang telah dilakukan oleh SPHI ini. Kedua Ini kan dalam rangka untuk mensosialisasikan bagaimana agar peran buruh semakin signifikan, karena selama ini buruh itu kurang memahami aturan, sehingga pelatihan ini mereka diajari tentang teknik bernegosiasi, komunikasi dan lain-lain, buruh biar nggak demo melulu, saya kira kalau memiliki kemampuan yang baik tidak pakai otot melulu,” pungkasnya.

Pewarta: Syaefuddin A

Advertisement

Terpopuler