Connect with us

Sport

Indonesia Dinilai Satu-satunya Negara yang Abaikan Sarana Prasarana Sepak Bola

Published

on

Salman, Pengurus Gerakan Suporter Indonesia (GSI), dua dari kanan (berkaos kerah warna merah. Foto Sulaiman/ NusantaraNews.co)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Kegagalan Indonesia memetik buah prestasi di ajang Sea Games 2016 di Malaysia membuat sejumlah pihak prihatin. Pasalnya Indonesia yang merupakan salah satu negara terbesar di ASEAN, terlempar pada peringkat ke 5 dari 11 negara yang mengikuti Sea Games.

Pengurus Harian Gerakan Suporter Indonesia (GSI), Salman mangaku Marah atas prestasi yang didapatkan oleh timnas Indonesia dan menyebut bahwa kegagalan Indonesia di Sea Games bukan kegagalan yang dadakan. “Itu dipengaruhi oleh sarana prasarana sepak bola Indonesia yang tidak memadai,” katanya di kawasan Cikini, Selasa (29/8/2017).

“Satu-satunya negara di Asean yang tidak membangun sara prasarana sepak bola adalah Indonesia. Fasilitas olahraga tidak dibangun secara permanen,” geram Salman.

Menurut Salman, setiap tuan rumah akan memberikan suatu kemudahan agar neraka menjadi juara umum dan mendapat medali terbanyak. “Lha ini, setiap pertandingan selalu nampak ada kecurangan. Olahraga itu membawa spirit sportif,” ujarnya.

Ia pun berharap sea games 2016 di Malaysia itu tidak menjadi contoh pertandingan yang buruk, dengan kecurangan-kecurangan yang ada.

“Vietnam gunakan sepak bola untuk melupakan sejarah perang mereka. ‘Dengan Sepak Bola kami akan satukan rakyat Vietnam. Kami tidak takut Jepang, Korea, China. Tapi kami takut pada kebangkitan sepak bola Indonesia’,” tutur Salman. “Beruntunglah Indonesia menang di tanah Vietnam,” imbuhnya.

Lebih lanjut Salman menyatakan bahwa Indonesia merupakan negara yang tidak mengurus sepak bola dengan baik dan benar. “Padahal kita telah melahirkan pemain terbaik seperti Ivan Dimas,” ungkapnya.

“Spirit sepak bola bagi indonesia adalah spirit perjuangan. Ini adalah proses kebangkitan. Posisi kita berada di titik nadir. Hanya satu jalan. Bangkit,” tegas Salman menambahkan.

Baca Juga:  Sepak Bola dan Spirit Nasionalisme

“Kalau ada perhatian khusus dari pemerintah, sepak bola akan memberikan kebanggaan di Asian Games 2018 nanti. Jika perlakuan masih sama, akan lebih hancur. Kepada pemerintah, berilah perhatian khusus untuk sepak bola,” harap Salman tegas. (Sule)

Baca: Jelang Asian Games 2018, Gerakan Suporter Indonesia Desak Menpora Evaluasi

Editor: Ach. Sulaiman

Terpopuler