Connect with us

Ekonomi

Impor, Pemerintah Dinilai Gagal Kendalikan Pasokan Ikan

Published

on

Ilustrasi ikan impor

Ilustrasi ikan impor

NUSANTARANEWS.CO – Impor, Pemerintah Dinilai Gagal Kendalikan Pasokan Ikan. Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Viva Yoga Mauladi menilai bahwa Pemerintah telah gagal dalam mengendalikan pasokan ikan. Alhasil, Indonesia terpaksa harus mengimpor ikan dari luar negeri untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Padahal, Viva mengatakan, Indonesia terkenal dengan hasil lautnya yang melimpah. Menurutnya, penyebab utama impor tersebut dilakukan adalah tidak akuratnya data yang dimiliki oleh pemerintah terkait jumlah produksi ikan saat ini.

“Ini sebetulnya masalahnya ada di data ikan yang dimiliki oleh Pemerintah, bagaimana produksinya? distribusi ikan dan penggunaannya untuk apa? Ini yang salah, seperti data-data pangan yang lain, sama saja seperti data daging,” ungkap Viva dalam di Jakarta, Sabtu (18/6/2016).

Politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengungkapkan, sebenarnya para menteri yang mengurusi masalah pangan selama ini sudah bekerja. Hanya saja, lanjut Viva, kerjanya itu sendiri-sendiri dan tidak melakukan koordinasi dengan baik.

Viva mencontohkan, Menteri Pertanian (Mentan) dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) memiliki data yang berbeda soal jumlah konsumsi daging sapi oleh penduduk Indonesia. Akhirnya, pemerintah harus mengimpor lagi daging sapi sebanyak 10 ribu ton karena harga daging sapi di pasaran masih sangat mahal.

“Menteri Pertanian menyebut jumlah konsumsi daging mencapai 1,75 kg/kapita/tahun, sementara Menko Ekonomi menyebut jumlah konsumsi daging mencapai 2,61kg/kapita/tahun, ini kan berbeda jauh sekali, jika tentang data saja berbeda, lalu di mana kinerjanya. Ini kan memalukan,” ujarnya. (Deni)

Terpopuler