Connect with us

Lintas Nusa

Ikut Inisiasi Tanam Mangrove, Menteri LHK: Terima Kasih Ibu Iriana danIbu Mufidah

Published

on

Menteri LHK Siti Nurbaya bersama  Iriana Joko Widodo dan Mufidah Jusuf Kalla dan sejumlah istri Menteri Kabinet Kerja Joko Widodo-Jusuf Kalla tanam Mangrove. (FOTO: Istimewa)

Menteri LHK Siti Nurbaya bersama Iriana Joko Widodo dan Mufidah Jusuf Kalla dan sejumlah istri Menteri Kabinet Kerja Joko Widodo-Jusuf Kalla tanam Mangrove. (FOTO: Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO, JakartaMenteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar menyampaikan rasa terima kasih kepada Iriana Joko Widodo dan Mufidah Jusuf Kalla dan sejumlah istri Menteri Kabinet Kerja Joko Widodo-Jusuf Kalla yang tergabung dalam dalam Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE-KK).

“Terimakasih untuk Ibu Iriana Joko Widodo dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla, bersama sejumlah istri menteri Kabinet Kerja, sudah menginisiasi semangat Gerakan Nasional Peduli Mangrove di Kota Batam,” kata Siti Nurbaya Bakar dalam keterangan resminya, Rabu (7/8/2019).

Baca Juga:  ASN Tak Netral di Pilkada dan Pemilu Bisa Dijerat Pidana

Menteri Siti Nurbaya mengatakan, dalam kesempatan tersebut, selain melakukan penanaman mangrove, Ibu Iriana juga meninjau pameran produk mangrove, serta menyerahkan bibit produktif dan bibit mangrove kepada perwakilan kelompok tani dan perwakilan organisasi

“Luas hutan mangrove kritis berhasil diturunkan dari 1,82 juta hektare (ha) menjadi tinggal 1,19 juta ha pada tahun 2018 berkat upaya rehabilitasi,” tutur Menteri LHK.

Dikatan juga bahwa, tanaman mangrove memang punya banyak manfaat, seperti melindungi erosi dan abrasi, tempat berkembang biaknya fauna dan biota laut.
“Mangrove juga punya kemampuan menyerap emisi gas rumah kaca 5 kali lebih baik dari tanaman hutan lainnya,” ujarnya.

Loading...

“Mangrove menjadi sumber pendapatan masyarakat melalui pemanfaatan ekowisata, hasil hutan non kayu, dan silvofishery,” imbuhnya.

Baca Juga:  Buntut Salah Tulis, Pegawai Kemendagri Dipecat

Menurut Siti Nurbaya, di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Muka Kuning Batam, juga dilakukan pelepasan satwa Elang dalam rangkaian puncak Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2019.

Tahun ini, tuturnya, HKAN mengusung tema ‘Spirit Konservasi Alam Millenial’.

“Melalui tema ini saya mengajak semua pihak khususnya generasi muda untuk menjaga kekayaan Hutan dan Lingkungan milik Indonesia. Tanamkan semangat mencintai alam sekitar,” katanya.

“Saya dan Menteri Kehutanan Korea, Wali Kota Incheon dan undangan VIP lainnya secara simbolik menanam Oak untuk menghijaukan Asia Pasifik pada Sesi Pembukaan Asia Pasifik Forest Week, Incheon, Republik Korea, 18 Juni 2019,” tandasnya. (red/nn)

Editor: Achmad S.

Loading...

Terpopuler