Connect with us

Politik

Ibu Kandung Bupati Nunukan Bakal Pimpin DPRD, Hanura Pastikan Akan Tetap Obyektif

Published

on

bupati nunukan, ibu kandung, ddprd, hanura, tetap obyektif, nunukan, nusantaranews

Kursi Ketua DPRD Nunukan, Kaltara. (Foto: Ilustrasi/Eddy)

NUSANTARANEWS.CO, Nunukan – Ibu Kandung Bupati Nunukan bakal memimpin DPRD, dan Hanura memastikan akan tetap obyektif.

Ketua DPC Partai Hanura Nunukan Rachma Leppa Hafid disebut-sebut adalah sosok yang bakal memimpin Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Nunukan periode 2019-2024. Hal tersebut dilihat dari perolehan suara Partai besutan Wiranto tersebut pada Pileg 17 April 2019, Hanura mendominasi perolehan suara sehingga dipastikan akan menempatkan 7 calegnya sebagai anggota di kursi legislatif.

Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPC Hanura Nunukan, Hairil ketika menerima pewarta di Kantor Sekretariat DPC Partai Hanura Nunukan, Jumat (10/5) menyatakan partainya tidak jumawa. Ia menegaskan bahwa pihaknya tetap menjunjung asas demokrasi yakni tetap menunggu keputusan KPU.

Alhamdulillah, baik rekap internal maupun melalui Pleno KPUD kita sudah bisa melihat bahwa kita memdominasi perolehan suara. Namun kita tetap tidak mau jumawa. Kita tetap menunggu proses penetapan secara sah oleh KPU,” ujarnya.

Hairil tak memungkiri adanya persepsi di masyarakat terkait apabila nanti Ketua DPC Hanura Nunukan Rachma Leppa memegang palu kepemimpinan DPRD. Hal tersebut lantaran Rachma Leppa sendiri adalah ibunda dari Bupati Nunukan, Asmin Laura Hafid. Terkait hal tersebut, Hairil memastikan Rachama Leppa tetap akan obyektif kendati yang menjadi pemegang tampuk eksekutif adalah Putrinya.

“Kalau terkait itu, saya pastikan Racma Leppa tetap akan obyektif dan tak akan mengurangi sikap kritisnya. Masyarakat juga tentu tahu bahwa selain Hanura, ada fraksi-fraksi lain. Kecuali tadi semua kursi DPRD diduduki Caleg Hanura, wajar kalau dipertanyakan,” tandasnya.

Hairil juga membantah anggapan pihak-pihak tertentu tentang politik dinasti. Karena sepanjang proses yang dilalui senantiasa melewati koridor undang-undang, menurut Hairil, adalah sah bagi siapapun untuk berkompetisi. Malah ia meyakini, kedepan akan terjalin kaharmonisan antara DPRD dengan Pemkab Nunukan.

Baca Juga:  Pertamina Dinilai Perlu Lakukan 6 Langkah Ini Hadapi Tuntutan AMT Pertamina

“Justru dengan Ibu Hajah Leppa menjadi Ketua DPRD, maka selain sebagai pemegang kendali legislatif, beliau secara emosional juga dapat menjadi penyambung aspirasi anggota DPRD Lainya yang selama ini kadang bertolak belakang atau tarik ulur dengan Bupati sehingga masyarakat yang terkena imbas lantaran pengesahan APBD cenderung lambat ,” katanya.

Ketika disinggung bahwa keberhasilan DPC Hanura yang mampu menjadi pemenang Pemilu 2019 di Kabupaten Nunukan tak lepas dari peran mantan Bupati Nunukan yang juga Penasehat DPC Hanura Nunukan , H Abdul Hafid Ahmad, Hairil mengiyakan sekaligus mengakui bahwa keberhasilan Partainya tak lepas dari kiprah mantan orang nomor 1 di Kabupaten Nunukan tersebut. Namun Hairil juga menandaskan, selain peran H Hafid, keberhasilan Partainya juga karena sinergitas semua simpatisan dan kader.

“Ya, ini tak lepas dari peran H Hafid yang bukan hanya sebagai penasehat partai namun juga sebagai orang tua. Setiap partai tentu punya strategi. Dan dari strategi kami, inilah hasilnya, Alhamdulillah kami mampu memenangkan pemilu untuk tingkat Kabupaten,” tegas Hairil.

Terkait anggapan bahwa kelak aspirasi Hanura akan pincang karena di tingkat pusat atau DPR RI Hanura tak punya perwakilan, Hairil mengaskan bahwa partainya mengaku tak khawatir. Karena dalam hitung cepat, real count hingga rekapitulasi yang saat ini tengah berlangsung, pasangan Jokowi-Maruf unggul dalam perolehan suara pilpres.

“Hanura adalah salah satu pengusung Pasangan Jokowi-Maruf. Maka ketika insyallah nanti pasangan Jokowi-Maruf telah dilantik, kami yakin akan ada pintu-pintu kebijakan yang mampu kami ketuk demi kesejahteraan masyarakat Nunukan,” pungkasnya.

Pewarta: Eddy Santri
Editor: Eriec Dieda

Loading...

Terpopuler