Hormati Idul Fitri, Militer Filipina Umumkan Gencatan Senjata

Pasukan Filipina umumkan gencatan senjata delapan jam. (Foto: AFP)

NUSANTARANEWS.CO, Filipina – Pasukan militer Filipina mengumumkan gencatan senjata delapan jam di kota Marawi yang dilanda perang untuk memberikan kesempatan kepada penduduk lokal merayakan akhir Ramadan.

Dilansir AFP, gencatan senjata berlaku Minggu saat perayaan Hari Idul Fitri bagi umat muslim. Kepala militer Filipina, Jenderal Eduardo Ano mengatakan bahwa pasukannya menerapkan gencatan senjata demi kemanusiaan, terutama selama liburan Idul Fitri di Marawi yang dianggap sebagai kota muslim terpenting di Filipina.

“Kami menyatakan gencatan senjata dalam operasi kami saat ini di kota pada hari itu sebagai manifestasi rasa hormat kami yang tinggi terhadap kepercayaan Islam,” kata Ano dalam sebuah pernyataan.

Jenderal Ano menggambarkan langkah tersebut sebagai “sebuah komitmen terhadap komitmen solid Angkatan Bersenjata Filipina untuk memberikan kesempatan saudara laki-laki kita yang beragama Muslim, terutama di kota Marawi, sebuah kesempatan untuk mengamati peristiwa meriah ini,” kata dia.

Ratusan militan menerbangkan bendera negara Islam tersebut dan didukung oleh pejuang asing yang menyandera Marawi di wilayah selatan Mindanao bulan lalu, memicu pertempuran berdarah jalanan yang terus berlanjut.

Pada bulan Mei, Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengumumkan darurat militer di seluruh Mindanao untuk menumpas apa yang dia katakan sebagai sebuah pemberontakan yang bertujuan untuk membangun sebuah provinsi IS di daerah tersebut.

Pasukan pemerintah telah meluncurkan serangan udara dan darat tanpa henti dalam upaya untuk menghancurkan militan namun gagal menyingkirkan orang-orang bersenjata dari posisi terdalam di kantong kota.

Sebagian besar kota tepi danau sekarang hancur berantakan sementara sebagian besar dari 200.000 penduduknya telah melarikan diri ke pusat evakuasi atau ke rumah kerabat dan teman-teman. (ed/af)

Editor: Eriec Dieda

Exit mobile version