Connect with us

Inspirasi

Hidupkan Lahan Mati, Program ‘Emas Hijau’ Sukses Dongkrak Hasil Petani Maluku

Published

on

Pangdam Pattimura Galakkan Program Emas Hijau. Foto Pendam Pattimura

Pangdam Pattimura Galakkan Program Emas Hijau. Foto Pendam Pattimura

NUSANTARANEWS.CO, Maluku – Hidupkan Lahan Mati, Program ‘Emas Hijau’ Sukses Dongkrak Hasil Petani Maluku. Warga Maluku, khususnya Malaku Tengah dan Utara tampaknya bisa tersenyum lebar, menyusul lahannya kini tengah menghijau ditumbuhi berbagai jenis tanaman. Awalnya, ada sekitar 48 hektar tanah yang gersang dan menjadi lahan mati, sekarang hidup kembali.

“Kurang lebih ada 48 hektare, awalnya lahan tidur yang tidak diolah. Setelah itu ada instruksi dari pimpinan kami Pangdam Pattimura untuk diolah atau difungsikan menjadi lahan “Emas Hijau’,” kata Wadanyonif 731/Kabaresi Kapten Inf Andi A Salim.

Melihat lahan-lahannya kini kembali subur dan menghijau, ladang yang semula ditinggalkan para petani mulai ramai dipadati kembali. Ini menyusul keberhasilan dari diterapkannya program ‘Emas Hijau’ yang dipelopori oleh Pangdam XVI/Pattimura.

Tanaman pala dari program Emas Hijau/Foto Pendam Pattimura

Tanaman pala dari program Emas Hijau/Foto Pendam Pattimura

Bahkan gerakan yang diinisiasi oleh Mayjen TNI Doni Monardi ini secara massif mulai dirasakan manfaatnya oleh para petani di sekitar. Dari yang semula ragu mengantungkan pada hasil pertanian, kini para petani di Maluku mengaku optimis dengan hasil pertaniannya.

Dengan diadakannya program ‘Emas Hijau’ secara intensif di Malaku, mampu menyulap lahan mati menjadi lahan yang sangat produktif untuk ditanamani.

Loading...

Sebab model pendampingan dan pembinaan yang pro aktif oleh Kodam XVI/Pattimura memungkinkan para petani berinteraksi dan mencari tahu bagaimana cara memperlakukan lahan sesuai kebutuhan jenis tanaman. Tanpa ada arahan dan pendampingan, para petani lokal akan kebingungan memanfaarkan lahan-lahat tersebut.

Tanaman Jagung Program Emas Hijau. Foto Pendam Pattimura

Tanaman Jagung Program Emas Hijau. Foto Pendam Pattimura

Adapun jenis tanaman yang masuk dalam program ‘Emas Hijau’ ini antara lain pohon samama, kayu besi, kecapi dan linggua. Sementara tanaman buah yakni durian, sukun, matoa, mangga, manggis, jeruk dan sirsak. Tak hanya itu, terdapat pula cabai, pala, singkong, jagung dan beberapa tanaman hijau lainnya.

Baca Juga:  Realisasi PKB dan BBNKB Jatim Tahun 2016 Tembus 9,011 Triliun

“Untuk memaksimalkan lahan yang ada, jarak pohon keras dan pohon buah sekitar 10 meter. Di sela-sela itu ditanami tanaman palawija seperti jagung, cabai, tomat dan terong. Dalam perawatannya masyakarat bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Maluku Tengah,” ungkanya.

Pelibatan masyarakat sekitar dalam pengelolaan lahan secara tidak langsung juga telah memberikan pemahaman kepada petani lokal setempat bagaimana cara mengelola dan memberdayakan lahan untuk kebutuhan taninya. Dan hasilnya luar biasa, program ini mampu mendongkrak produktifitas hasil pertanian di kota Malaku.

Baca:

Soal Emas Hijau dan Emas Biru, Ini Paparan Pangdam Kepada Mantan Wamenhan
Program Emas Biru Antarkan Anak Slamta Kuliah Kedokteran
Mayjen TNI Doni Monardo: Bangun Maluku dengan Keamanan dan Kesejahteraan

Editor: Romandhon

Loading...

Terpopuler