Berita UtamaMancanegaraTerbaru

Helikopter Serang Rusia Rekam Operasi Penyelundupan Minyak Suriah ke Irak oleh Pasukan AS

Helikopter serang Rusia rekam operasi penyelundupan minyak Suriah ke Irak oleh pasukan AS.
Helikopter serang Rusia rekam operasi penyelundupan minyak Suriah ke Irak oleh pasukan AS/Foto: USA Today via thecradle.

NUSANTARANEWS.CO, Damaskus – Pada 10 Agustus, sebuah rekaman yang dirilis di media sosial – yang diambil dari helikopter serang Rusia – menunjukkan konvoi truk yang dioperasikan oleh pasukan pendudukan AS sedang menyelundupkan minyak jarahannya keluar dari Raqqah menuju Irak melalui jalur perbatasan ilegal Al-Waleed.

Menurut sumber-sumber lokal, pada bulan Juli saja, sekitar 200 truk tanki berisi minyak jarahan telah diselundupkan keluar dari Suriah oleh pasukan AS.

Presiden Rusia Vladimir Putin, bulan lalu dengan tegas telah meminta pemerintah AS agar menghentikan penjarahan sumber daya alam Suriah.

Baru-baru ini, dalam sebuah pernyataan Kementerian Perminyakan Suriah mengatakan bahwa pasukan Amerika Serikat (AS) yang menduduki Suriah bagian timur bertanggung jawab atas pencurian besar-besaran minyak negara itu. “Mencuri hingga 66.000 barel setiap hari atau sebesar 83 persen dari produksi minyak harian Suriah, kata kementerian dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa (9/8).

Baca Juga:  Menengok Nasionalisme Paskibaraka Sebatik Yang Sampai Rela Swadaya Seragam Sendiri

Menurut data kementerian, sektor minyak Suriah telah mengalami kerugian lebih dari US$ 100 miliar sejak awal perang (proxy) – yang digelar AS-NATO bersama mitra terorisnya. Sekedar informasi: “Jumlah produksi minyak Suriah selama semester I 2022 sekitar 14,5 juta barel, dengan produksi harian rata-rata 80,3 ribu barel dan 14,2 ribu barel dikirim ke kilang setiap hari,” kata kementerian perminyakan.

Selain minyak, pasukan pendudukan AS juga dikatakan menjarah gandum yang mengakibatkan krisis pangan di negara itu dan wilayah Asia Barat. (Banyu)

Ikuti berita terkini dari Nusantaranews di Google News, klik di sini.

Related Posts

No Content Available