Connect with us

Peristiwa

Hasil Sea Games, Fadli Zon: Era Pak Jokowi Justru Terburuk, Kenapa?

Published

on

Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon. Foto Syaifuddin Ahrom/ NUSANTARANEWS.CO

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Hasil buruk Indonesia dalam gelaran Sea Games 2017 di Malaysia mendapat tanggapa serius dari Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon. Dalam kicauannya di akun twitter pribadinya @fadlizon, dirinya memberikan kritik tajam pada pemerintah.

Fadli Zon mnenyebut bahwa selama gelaran pekan olahraga terbesar se-Asia Tenggara itu, Indonesia hampir selalu menempati rangking pertama, khususnya di era Presiden Soeharto. Tak dipungkiri memang, sejak Sea Games dihelat, Indonesia tercatat telah menjuarainya sebanyak 9 kali.

“Di era Orde Baru, RI hampir selalu juara 1 Sea Games, era Reformasi merosot jadi juara 4 dan 5. Era Pak Jokowi justru terburuk posisi. Kenapa?” tulis dia bertanya.

Sebagai informasi, gelaran Sea Games Malaysia 2017 resmi ditutup beberapa hari lalu. Hasilnya, Indonesia untuk pertama kalinya mencatatkan sejarah terburuk sepanjang pesta akbar olahraga teresbut.

Bahkan dihari terakhir penutupan perebutan medali Sea Games pada Rabu 30 Agustus 2017 kemarin, Indonesia tak mampu memaksimalkan perolehan emas. Sebaliknya Indonesia hanya mampu menambah satu perak dan satu perunggu.

Baca Juga:
Dalam Sejarah, Indonesia Catatkan Prestasi Terburuk di Sea Games
Prestasi di Sea Games Melorot, Menpora Keluhkan Pembiayaan Atlit
Kegagalan SEA Games 2017 dan Revolusi Mental Jokowi

Perak disumbangkan Andriyan dan Adityo Restu yang turun pada nomor menara 10m sedangkan perunggu didapatkan dari Alyssa Thirza Putri di ice skating di nomor trek 3.000m estafet putri. Dengan hasil tambahan tersebut Indonesia hanya mampu finis diperingkat lima dalam perolehan medali.

Baca Juga:  Timnas Sepakbola dan Eksistensi Bangsa Indonesia

Yakni 38 emas, 63 perak, dan 90 perunggu. Medali itu didapatkan dengan mengirimkan 530 atlet resmi dalam 36 cabang olahraga. Tak pelak Indonesia masih kalah dengan jauh dengan Singapura yang berhasil menggondol 57 emas dan berhasil nangkring diperingkat empat.

Pewarta/Editor: Romandhon

Loading...

Terpopuler