Connect with us

Lintas Nusa

Hari Pertama Pengisian PDSS SPAN-PTKIN 2020 Capai 1.005 Sekolah

Published

on

PDSS SPAN-PTKIN 2020

PDSS SPAN-PTKIN 2020. (Foto: Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO, Bandung – Sejak hari pertama dibuka, pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (SPAN-PTKIN) tahun 2020 mencapai 1.005.

“Dari data statistik sekolah perjenis. Untuk jumlah pendaftar Sekolah sementara pada hari pertama pengisian PDSS bagi MA/SMA/SMK yang akan mendaftarkan siswanya pada SPAN-PTKIN, sampai pukul 16.00 WIB mencapai 1.005 sekolah,” ungkap Erihadiana, Kepala Sekretariat SPAN-PTKIN 2020, didampingi Undang Syarifuddin, Ketua Pusat  Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PTIPD) di Gedung Lecture Hall Lantai 1, Kampus I UIN Sunan Gunung Djati Bandung Jl. A.H. Nasution No.105, Cibiru, Cipadung Kota Bandung, Senin (6/1/2020).

Eri menjelaskan derdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi, ditetapkan bahwa pola penerimaan mahasiswa baru pada UIN/IAIN/STAIN di Indonesia dilakukan secara nasional dan bentuk lain.

Pola seleksi secara nasional pada UIN/IAIN/STAIN disebut Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) dan pola seleksi bentuk lain yang dilakukan secara bersama oleh UIN/IAIN/STAIN disebut Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) yang kedua pola tersebut diikuti oleh calon mahasiswa dari seluruh Indonesia tanpa membedakan jenis kelamin, agama, ras, suku, kedudukan sosial, dan tingkat kemampuan ekonomi.

Menurutnya, SPAN-PTKIN merupakan pola seleksi yang dilaksanakan secara nasional oleh seluruh UIN/IAIN/STAIN dalam satu sistem yang terpadu dan diselenggarakan secara serentak oleh Panitia Pelaksana yang ditetapkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia.

“Biaya pelaksanaan SPAN-PTKIN ditanggung oleh pemerintah, sehingga peserta tidak dipungut biaya pendaftaran. Pelaksanaan SPAN-PTKIN secara nasional yang diikuti oleh seluruh PTKIN harus memenuhi prinsip adil, transparan, dan tidak diskriminatif dengan tetap memperhatikan potensi calon mahasiswa dan kekhususan PTKIN,” paparnya.

Baca Juga:  Puisi Menteri Susi Pudjiastuti: Berbeda Itu Indah

PTKIN sebagai penyelenggara pendidikan setelah SMA/SMK/MA/MAK/Pesantren Mu’adalah dapat menerima calon mahasiswa yang berprestasi akademik tinggi dan diprediksi akan berhasil menyelesaikan studi di PTKIN berdasarkan rekomendasi dari Kepala Sekolah/Madrasah.

“Siswa yang berprestasi tinggi dan secara konsisten menunjukkan prestasinya tersebut layak mendapatkan kesempatan untuk menjadi calon mahasiswa di UIN/IAIN/STAIN melalui SPAN-PTKIN,” jelasnya.

Untuk jadwal pengisian dan verifikasi PDSS dilakukan dari tanggal 06 Januari sampai 31 Januari 2020; Pendaftaran SPAN-PTKIN dari tanggal 03 Februari sampai 28 Februari 2020; Pengumuman Hasil Seleksi SPAN-PTKIN pada tanggal 10 April 2020.

“Proses verifikasi dan atau pendaftaran ulang di PTKIN masing-masing bagi yang lulus seleksi ditetapkan pada masing-masing PTKIN,” pungkasnya. (ist)

Editor: Ach Sulaiman

Loading...

Terpopuler