Politik

Hari Pahlawan, Mendagri: Pahlawan Sejati Mampu Menembus Multidimensi

NUSANTARANEWS.CO – Dalam rangka menyambut Hari Pahlawan yang jatuh pada hari Kamis, 10 November 2016 mendatang, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyampaikan kriterian seorang pahlawan. Bagi Mendagri, bisa disebut pahlawan apabila memiliki 4 kriteria tertentu.

Kriteria pertama menurut Tjahjo, seorang pahlawan adalah sosok yang bersedia secara sadar berkorban dalam berbagai hal. “Kedua, pengorbanan seorang pahlawan, manakala sikap dan prilaku orang yang bersangkutan mampu menembus multidimensi,” kata Tjahjo, Selasa (8/11) seperti dilansis Puspen Kemendagri.

Adapun kriterian yang ketiga, seseorang bisa disebut pahlawan menurut dia, jika pengorbanan tersebut dilakukan secara konsisten sepanjang hidupnya.

“Keempat, hal yang paling aktual terkait nilai kepahlawanan ini adalah kesadaran dari segenap masyarakat Indonesia untuk memberikan dukungan moril materiil kepada masyarakat Indonesia yang teraniaya,” tambah Tjahjo.

Menurut di, aspek perjuangan dalam memberikan dukungan tersebut adalah ‘Kerelaan untuk bahu membahu mengangkat sisi gelap kehidupan dan ketidakadilan’. Sosok Pahlawan banyak diantara kita yang tidak memerlukan tanda jasa, namun harus konsisten.

Baca Juga:  Pemda Nunukan Beri Jawaban Atas Pandangan Fraksi Terkait APBD-P 2022

“Bergerak langkah perbuatannya konsisten terus menerus memerdekakan siapapun yang teraniaya. Pahlawan adalah sosok yang membangun bangsa tanpa henti dan tanpa pamrih untuk terwujudnya kesejahteraan rakyat,” tambah dia.

Dari keempat kriteria tersebut, diataranya sudah dilakukan Presiden pertama RI, Soekarno. Menurut Tjahjo, Bung Karno telah berjuang menancapkan tonggak-tonggak masa depan negara. Namun, bukan hanya Indonesia, melainkan juga Asia, Afrika dan Amerika Latin. (Sule/red-02)

Ikuti berita terkini dari Nusantaranews di Google News, klik di sini.

Related Posts

1 of 28