Peristiwa

Hanya Butuh 6 Hari TNI AL Temukan CVR Lion Air JT610

CVR Lion Air JT610 Berhasil Ditemukan TNI AL di Bawah Satgas KNKT (Foto: Nena/Jaringan Jurnalis Korwa KNKT untuk NUSANTARANEWS.CO)
CVR Lion Air JT610 Berhasil Ditemukan TNI AL di Bawah Satgas KNKT (Foto: Nena/Jaringan Jurnalis Korwa KNKT untuk NUSANTARANEWS.CO)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) yang digandeng Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) hanya butuh waktu 6 hari untuk menemuklan CVR Lion Air JT610 (Cockpit Voice Recorder) yang jatuh di perairan Tanjung Karawang.

Tercatat proses pencarian yang melibatkan Kopaska TNI AL (Komando Pasukan Katak TNI Angkata Laut) ini mulai berlansung pada 8 Januari 2019. Kemudian pada Senin, 14 Januari 2019 sekitar pukul 09.10 WIB CVR berhasil ditemukan.

Baca Juga: Breaking News, CVR Lion Air JT610 Ditemukan

Kepala Dinas Penerangan Komando Armada I (Kadispen Koarmada I) Letkol Laut (P) Agung Nugroho menjelaskan, pencarian CVR Lion Air yang jatuh di perairan Karawang dipimpin langsung Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Dalam proses pencarian, setidaknya ada dua Kapal Republik Indonesia (KRI).

“Satgas pencarian ini pimpinannya KNKT. Sudah dibentuk atau diterjunkan mulai dari 8 Januari. Ini hari keenam dan Alhamdulillah berhasil menemukan,” kata Letkol Laut (P) Agung Nugroho kepada wartawan di kawasan Pondok Dayung, Jakarta Utara, Senin (14/1/2019).

Baca Juga:  Mengganggu Pembelajaran, Bangunan Sekolah di Kabupaten Malang Rusak Parah

Baca Juga:
Ini Kronologi Lengkap Proses Penemuan CVR Lion Air Oleh TNI AL
CVR Lion Air Ditemukan, Ini Penjelasan KNKT

Sementera itu Pushidrosal dalam keterangan tertulisnya mengungkapkan bahwa KRI Spica-934 yang digunakan untuk proses pencarian, telah menemukan CVR pada posisi koordinat 05 48 46,503 S – 107 07 36,728 T. di perairan Tanjung Kerawang Jabar.

KRI Spica yang dikomandani Lekol Laut (P) Hengky Iriawan ini hanya mempunyai waktu pencarian selama 15 hari. Ini dikarenakan sinyal yang dipancarkan CVR hanya berlaku sampai 90 hari sejak hilang di perairan Kawarang pada 30 Oktober 2018 lalu. Sementara waktu yang tersisa hanya tinggal tersisa 15 hari.

Setelah diketahui posisi tersebut, kemudian Tim Penyelam dari Dislambair Koarmada I sebanyakk 18 orang lengkap dengan peralatan Scuba dan 3 orang dari Kopaska, melaksanakan penyelaman di lokasi Spot sesuai koordinat tersebut di atas. “Pada pukul 08.40 wib penyelam atas nama Serda Satria Margono berhasil menemukanya CVR dimaksud.”

Baca Juga:  Seorang Warga Blang Mee Hilang

Pewarta: Romandhon
Editor: Alya Karen

Ikuti berita terkini dari Nusantaranews di Google News, klik di sini.

Related Posts

1 of 3.050