Connect with us

Gaya Hidup

Hanya 50 Persen Pria Merasa Curang Pada Pasangan Ketika Mencium Wanita Lain

Published

on

Hanya 50 Persen Pria Merasa Curang Pada Pasangan Ketika Mencium Wanita Lain. (FOTO: NUSANTARANEWS.CO/by Getty Images)

Hanya 50 Persen Pria Merasa Curang Pada Pasangan Ketika Mencium Wanita Lain. (FOTO: NUSANTARANEWS.CO/by Getty Images)

NUSANTARANEWS.CO – Menipu atau berbuat curang ialah melakukan hal berbeda untuk orang yang berbeda pula. Bagi beberapa orang, itu sebuah kegenitan dalam pertemuan keusialan atau justru ungkapan yang sehat, sementara yang lain memiliki pendekatan yang jauh lebih liberal, hanya melihat bentuk perzinahan yang paling mencolok sebagai hal yang pasti, tidur dengan orang lain misalnya.

Penelitian baru menyebutkan, tampaknya separuh pria muda masuk kategori terakhir karena, tidak seperti 73 persen wanita, mereka tidak berkelas saat berciuman. Jumlah yang sama juga mengatakan mereka tidak berpikir bahwa seks maya terhitung, dibandingkan dengan 75 persen wanita, yang melakukannya.

Kepada The Independent, Spesialis Kencan James Preece menunjukkan bahwa temuan mungkin sejalan dengan berbagai cara pria dan wanita biasanya memulai hubungan intim.

“Tidak ada jalan bulat ini,” katanya menjelaskan, terlepas dari jenis kelamin Anda, jika Anda mencium orang lain dan tidak berpikir Anda menipu, itu menunjukkan kurangnya rasa hormat yang mendasar untuk pasangan Anda dan hubungan itu sendiri.

“Jika Anda tidak cukup peduli tentang tindakan Anda atau bagaimana pasangan Anda akan bereaksi, maka Anda dengan orang yang salah,” tambahnya.

Loading...

BBC Radio 5 Live melakukan survei terhadap 2.066 orang dewasa Inggris. Sesuai dengan apa yang diharapkan orang-orang, survei menunjukkan 91 persen orang akan mempertimbangkan tidur dengan orang lain selain pasangan mereka sendiri sebagai bentuk kecurangan atau pengkhianatan.

Tetapi pokok masalahnya menjadi buram ketika hal itu mencakup bentuk yang lebih bernuansa keintiman, seperti browsing di aplikasi kencan, yang 40 persen responden mengatakan dihitung sebagai kecurangan.

Baca Juga:  Pemerintah Madiun Bekerjasama Wujudkan Ketahanan Pangan

Survei tersebut juga meminta pandangang mereka tentang tentang pendidikan seks, yang diatur untuk mengalami perubahan pertama di usia 17 tahun, dengan tidak menyebutkan cyber-bullying, masalah LGBT +, persetujuan atau pornografi disertakan dalam silabus.

Jelas, ini waktunya untuk pembaruan karena 47 persen orang mengatakan pendidikan sekolah seks mereka tidak mempersiapkan mereka untuk kehidupan seks mereka.

5 Live’s Anna Foster mengatakan temuan itu menjelaskan pentingnya meningkatkan pendidikan seks dan mengatasi beberapa hal yang masih tabu seputar isu-isu tertentu. “Entah itu hanya dadalam ucapan atau ‘no sex, attitute orang inggris”, sebagai negara yang tidak nyaman membicarakan seks,” katanya.

Temuan itu datang pada hari yang sama ketika stasiun radio meluncurkan #sextakeover, ketika Foster akan bergabung dengan para tamu selebriti, termasuk aktivis Munroe Bergdorf dan bintang TV Vicky Pattinson, untuk membahas sikap kontemporer terhadap seks dan berpacaran untuk pertunjukan dua jam khusus.

“Kami akan berbicara tentang kesehatan seksual, hubungan, seks dan masyarakat serta masa depan seks. Kami akan bergabung dengan beberapa nama besar, pemirsa langsung, dan tamu istimewa untuk memulai percakapan,” kata Foster menambahkan.

Penulis: Mugi Riskiana
Editor: Achmad S.

Loading...

Terpopuler