Connect with us

Mancanegara

Hadang Laju Hizbullah, Desember Israel Operasikan Jet Tempur F-35I

Published

on

Angkatan Udara Israel (IAF) akan mengoperasikan jet tempur F-35 untuk menghadang laju Hizbullah di Lebanon. (AP Photo/ Northrop Grumman)

NUSANTARANEWS.CO – Pesawat tempur F-35I Israel yang dijuluki Adir bersiap untuk mulai beroperasi penuh di Angkatan Udara Israel (IAF) pada Desember mendatang. Dilaporkan, jet tempur ini beroperasi sebagai upaya Israel menghadapi pasukan Hizbullah di Lebanon yang didukung Iran dan Suriah.

Dalam bahasa Ibrani, Adir berarti “Perkasa” atau “Dahsyat”. Demikian laporan dari Times of Israel. Berdasarkan kesepakatan khusus antara Washington dan Tel Aviv, Angkatan Udara Israel adalah satu-satunya cabang militer di dunia yang berwenang memodifikasi F-35. Kedua negara diketahui memang terus mengembangkan teknologi-teknologi canggih, terutama untuk kepentingan alutsista. Selain itu, Israel juga disebut-sebut memang tengah mempersiapkan diri secara total menghadapi kemungkinan perang, terutama melawan Hizbullah di Lebanon. Pasalnya, pada 2006 silam pasukan Israel berhasil dipukul mundur Hizbullah.

Seperti diketahui, Israel kalah perang pada tahun 2006 silam melawan Hizbullah. Perang yang berlangsung selama 33 hari itu banyak menewaskan pasukan Israel sampai akhirnya pasukan Israel Defense Forces (IDF) memutuskan mundur.

Kini perang mulai dikobarkan lagi oleh Israel. Mereka bahkan telah berulang kali memperingatkan bahwa Israel siap berperang untuk melawan Hizbullah. Hanya saja, Israel kini mulai berpikir keras bagaimana mengahadapi Iran dan Suriah yang tampaknya mendukung penuh pasukan Hizbullah.

Baca juga: 

Loading...

F-35I Israel adalah mesin pengumpulan intelijen yang telah dikembangkan sedemikian rupa yang secara diam-diam kemampuannya bisa menjadi senjata utama kekuatan IAF guna mendukung F-15 dan F-16.

Pesawat tempur mahal tersebut disebut-sebut mampu menghindari berbagai sistem radar musuh yang ditempatkan di area utara dan siap untuk memainkan peran kunci dalam usaha Israel untuk menghentikan Iran dan kuasanya untuk menciptakan pos militer yang mengancam di Suriah.

Baca Juga:  Jatuhnya Pesawat Tempur F-16 Israel Merupakan Pukulan Telak Bagi Supremasi IDF

F-35I juga dikatakan cocok untuk misi yang secara selektif menargetkan program perdagangan senjata Iran-Hizbullah yang sedang berlangsung.

Pada 2016, Israel Aerospace Industries mengumumkan akan menambahkan sebuah suite komando dan kontrol di samping program dasar jet tempur. F-35I juga dirancang memiliki amunisi perpaduan presisi buatan Israel dan rudal jelajah jarak jauh.

Lebih lanjut, Israel juga dilaporkan telah mengalokasikan dana besar untuk pembelian 50 unit F-35s. Dan pada tanggal 16 September lalu, Lockheed mengirim tujuh jet ke IDF (Isreal Defense Force). Militer akan melakukan analisis alternatif sebelum membeli lebih banyak pesawat F-35. IAF awalnya berencana untuk membeli 75 atau 100 unit, namun gagal karena keterbatasan anggaran. (ed)

Editor: Eriec Dieda/NusantaraNews

Loading...

Terpopuler