Connect with us

Hukum

Gus Mus Dicaci, Begini Reaksi PP GP Ansor

Published

on

Ketua Umum PP GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas. Foto via republika
Ketua Umum PP GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas. Foto via republika

NUSANTARANEWS.CO – Jagad media sosial pada Rabu (23/11) lalu telah digaduhkan oleh umpatan kasar dari Pandu Wijaya terhadap A. Mustofa Bisri (Gus Mus) di twitter. Berbagai hujan kecaman pun membanjiri pemilik akun @panduwijaya.

Sebelumnya, kasus serupa juga menimpa tokoh ulama lain seperti Buya Syafi’i Maarif dan juga Makruf Amin. Fenomena ini seakan menegaskan bagaimana rendahnya etika para mengguna media sosial dalam menghargai seorang tokoh.

Menanggapi fenomena tersebut, Ketua Umum PP GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas dalam keterangan pers, Jumat (25/11/2016) di Jakarta, mengaku sangat prihatin dengan etika para netizen di jejaring sosial.

“Kami menghimbau agar netizen lebih dewasa dan santun dalam menggunakan media sosial,” ajak Yaqut Cholil Qoumas.

Parahnya lagi, lanjut Yaqut, bullyan-bullyan kasar dan tak pantas itu justru muncul dari para netizen muda yang semestinya harus lebih hormat kepada yang lebih tua.

“Tak pantas rasanya akun-akun media sosial yang menghina kyai dan ulama itu justru banyak milik anak-anak muda yang seharusnya memberi rasa hormat kepada orang yang lebih tua. Apalagi beliau-beliau itu panutan umat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Polri Jendral Tito Karnavian dalam kesempatan yang berbeda di Jakarta juga mengingatkan agar para netizen lebih berhati-hati dalam berkomentar yang tak terkontrol di internet, utamanya di ruang lini masa. (Adhon/Red)

Loading...

Terpopuler