Connect with us

Gaya Hidup

Gubernur Khofifah Sumbang 581 Kantong Darah Ke PMI Untuk Penanganan Pandemi Covid-19

Published

on

Gubernur Khofifah sumbang 581 kantong darah ke PMI untuk penanganan pandemi Covid-19

Gubernur Khofifah sumbang 581 kantong darah ke PMI untuk penanganan pandemi Covid-19

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya – Gubernur Khofifah sumbang 581 kantong darah ke PMI untuk penanganan pandemi Covid-19. Sumbangan darah tersebut berasal dari gotong royong para pegawai ASN dan juga pejabat di lingkungan Pemerintahan Provinsi Jawa Timur guna membantu menyediakan stok darah bagi Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Timur. Kegiatan berakhir pada hari Rabu (22/4) sore setelah berlangsung selama 12 hari penuh secara massif.

Secara simbolis, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan 581 pack kantong darah kepada PMI Jawa Timur tepat di hari terakhir aksi donor darah dihelat, yang juga bertepatan dengan dua hari menjelang puasa Ramadhan.

“Alhamdulillah kita tadi sudah melakukan serah terima secara simbolik ke PMI Jawa Timur hasil dari gerakan donor darah yang dilakukan keluarga besar Pemprov Jatim. Selama 12 hari ini, terkumpul sebanyak 581 pack yang kami harapkan dapat membantu penyediaan stok darah di PMI Jawa Timur,” kata Gubernur Khofifah usai melakukan penyerahan secara simbolik ke PMI Jawa Timur, Kamis (23/04).

Khofifah mengatakan bahwa aksi donor darah di lingkungan Pemprov Jatim sengaja digagas untuk mencukupi kebutuhan darah di PMI di tengah pandemi Covid-19 dan juga di bulan Ramadhan dan jelang lebaran, karena selama pandemi dan bulan puasa Ramadhan, terdapat penurunan jumlah pendonor darah yang cukup siginfikan.

Guna mencegah adanya kelangkaan stok darah, maka sebelum memasuki bulan puasa, aksi donor darah di lingkungan pegawai, ASN dan pejabat Pemprov Jatim kian digencarkan.

“Rencananya kita akan lanjutkan kegiatan donor darah semacam ini tiga bulan sekali sehingga masing-masing pendonor bisa secara kontinyu melakukan donor darah,” kata Gubernur Khofifah yang juga sudah menyempatkan diri untuk donor darah di hari pertama gerakan ini dilakukan.

Baca Juga:  Kesuksesan Remaja untuk Meraih Impian

Sebagaimana diketahui, inisiasi gerakan donor darah di lingkungan Pemprov Jatim dilakukan pasca Gubernur Khofifah bersilaturahmi ke Kantor PMI Jawa Timur pada Sabtu (4/4). Di mana PMI menyampaikan adanya penurunan pendonor darah hingga 60 persen selama pandemi Covid-19 di Jatim. Hal tersebut otomatis menjadi kendala bagi PMI untuk mencukupi kebutuhan darah di rumah sakit-rumah sakit yang ada di Jawa Timur.

Terlebih jika memasuki bulan puasa Ramadhan, seperti tahun-tahun sebelumnya disampaikan PMI bahwa selalu ada penurunan pendonor. Oleh sebab itu Gubernur Khofifah menggerakkan para pegawai di lingkungan Pemprov Jatim untuk bersama-sama melakukan aksi donor darah guna membantu stok darah di PMI Jawa Timur. (Setya/ed. Banyu)

Loading...

Terpopuler