Connect with us

Lintas Nusa

Gubernur Anies dan Ketua DPRD DKI Jakarta Pastikan Tarif MRT Ditetapkan Lewat Rapat Paripurna

Published

on

Gubernur Anies dan Ketua DPRD DKI Jakarta Pastikan Tarif MRT Ditetapkan Lewat Rapat Paripurna, nusantaranewsco

Gubernur Anies Baswedan (kanan) dan Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi (kiri) memastikan tarif MRT ditetapkan melalui rapat paripurna. (Foto: Romadhon/NUSANTARANEWS.CO)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Gubernur Anies Baswedan dan Ketua DPRD DKI Jakarta memastikan tarif MRT ditetapkan melalui rapat paripurna.

Menanggapi polemik soal tarif MRT (Mass Rapid Transit) Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan dan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi, keduanya mengklaim bahwa penetapan tarif sudah sesuai dengan hasil rapat paripurna yang digelar DPRD DKI.

Prasetio menampik tarif MRT diputuskan sepihak karena murni melalui sidang paripurna DPRD DKI Jakarta.

“Jadi kita memperjelas teman-teman di dewan bahwasanya kita sudah punya (MRT), yang pertama. Yang kedua bahwa tap pertama tiga ribu per stasiun, apalagi sekarang ada kebijakan gubernur buat masyarakat 50 persen diskon,” ucap Prasetyo di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Selasa (2/4/2019).

Senada dengan Prasetyo, Gubernur Anies juga memberikan tanggapan serupa soal keputusan tarif MRT maksimal sebesar Rp 14.000.

Loading...

“Ketika kita menganggarkan, teman-teman ketok di DPRD. Makanya kita sampaikan apresiasi kepada DPRD lintas generasi yang sudah menjadi bagian dari pengambilan keputusan untuk MRT ini,” jelas Gubernur Anies saat bersama menjajal MRT, Jakarta Selatan, Selasa (4/3).

Sebelumnya, muncul polemik terkait penetapan tarif MRT. Gubernur Anies dan Ketua DPRD DKI Jakarta menjadi dua sosok yang paling banyak dikiritik terkait kebijakan tersebut.

Namun, kedua pimpinan DKI Jakarta meyakinkan publik bahwa tarif yang ditentukan sudah sesuai dengan keputusan rapat paripurna DPRD DKI Jakarta sehingga tidak tepat jika dituduh sebagai keputusan sepihak.

Pewarta: Romadhon
Editor: Eriec Dieda

Loading...
Baca Juga:  Kerahkan JKSN ke Hongkong, Khofifah Target 80 Persen Suara Migran untuk Jokowi

Terpopuler