Connect with us

Berita Utama

Group Serang Kapal Induk Cina Melintasi Provinsi Okinawa Jepang

Published

on

Group Serang Kapal Induk Cina Melintasi Provinsi Okinawa Jepang

Group Serang Kapal Induk Cina melintasi provinsi Okinawa Jepang/Foto: SCMP.Com

NUSANTARANEWS.CO, Tokyo – Jepang mengerahkan kapal perusak JS Suzutsuki, pesawat patroli maritim P-1, dan pesawat anti-kapal selam P-3C untuk memantau pergerakan armada serang Kapal Induk Angkatan Laut Cina yang melintasi perairan di Provinsi Okinawa, Jepang barat daya Sabtu pagi (4/3).

Kementerian Pertahanan Jepang mengkonfirmasi mengenai kehadiran armada serang kapal induk Cina yang melintasi perairan tersebut untuk pertama kalinya sejak April tahun lalu. Kementerian mengatakan bahwa kapal induk Liaoning beserta lima kapal perang lainnya masuk dari Laut Cina Timur dan melintasi wilayah antara pulau utama Okinawa dan Pulau Miyakojima, sebelum memasuki Samudra Pasifik.

Kementerian juga menyatakan bahwa kapal-kapal tersebut tidak melanggar wilayah perairan Jepang, dan tidak ada pesawat yang melakukan pendaratan atau lepas landas di kapal induk. “Ini merupakan keenam kalinya sebuah kapal induk Cina terkonfirmasi melintasi perairan di antara dua pulau tersebut.”

Kantor staf gabungan Kementerian Pertahanan Jepang juga menerbitkan foto-foto Group Serang Kapal Induk Cina pada hari Minggu.

Kementerian juga menambahkan bahwa aktivitas maritim militer Cina semakin meningkat di laut terbuka. Pada awal Maret, penjaga pantai Jepang melaporkan bahwa Cina telah meningkatkan intensitas kehadirannya di perairan yang disengketakan sedikitnya dua kali sebulan, terkadang dua kali seminggu di dekat Kepulauan Diaoyu yang dikuasai Jepang atau Kepulauan Senkaku.

Dilaporkan SCMP bahwa grup serang kapal induk Cina tersebut terdiri Kapal Induk Liaoning, sebuah kapal perusak rudal siluman kelas Renhai, dua kapal perusak berpeluru kendali kelas Luyang III, satu fregat multi-peran Jiangkai II dan satu kapal pendukung tempur cepat kelas Fuyu.

Baca Juga:  PPP Sambangi dan Santuni Keluarga Tak Mampu di Nunukan

Pergerakan show of force Group Serang Liaoning tampaknya menyusul latihan militer yang dilakukan Amerika Serikat (AS) dengan sekutunya di wilayah tersebut, termasuk latihan bersama dua hari dengan angkatan laut Australia di Pasifik Timur pekan lalu dengan mengerahkan Gorup Serang Theodore Roosevelt di Laut Cina Selatan pada Minggu pagi.

Ketegangan antara Tentara Pembebasan Rakyat dan Pasukan Bela Diri Maritim Jepang di Laut Cina Timur semakin meningkat dalam beberapa bulan terakhir setelah Tokyo berulang kali menyuarakan keprihatinan atas undang-undang penjaga pantai baru Cina.

Pemerintahan baru AS di bawah Presiden Joe Biden telah menegaskan kembali janji untuk menentang tindakan sepihak apa pun yang mengancam untuk melemahkan administrasi Jepang di pulau-pulau tersebut, dan bahwa AS berkewajiban untuk mempertahankan Jepang jika wilayahnya diserang.

 

Loading...

Terpopuler