InspirasiLintas Nusa

Grhatama Pustaka, Salah Satu Perpustakaan Terbesar di Nusantara

NUSANTANTARNEWS.CO – Grhatama Pustaka merupakan ruang baca dan juga sebagai learning center bertaraf internasional serta sarana demi terwujudnya masyarakat pembelajar yang berkarakter dan berbudaya.

Grahatama Pustaka memili makna sebagai tempat menyimpan swaka. Sebab di Perpustakaan ini terdapat berbagai koleksi buku mulai dari buku-buku kuno dan langka hingga buku terbitan paling baru baik dalam bentuk buku maupun digital.

Menurut informasi yang dihimpun, gedung perpustakaan ini dirancang untuk mengakomodir fungsi perpustakaan sebagai institusi yang mampu memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi dan rekreasi bagi masyarakat luas.

Kepala Bidang Pelayanan dan Pelestarian Perpustakaan BPAD DIY, Monika Nurastiani, menerangkan bahwa, perpustakaan Grahatama Pustaka menjadi perpustakaan terbesar di Jawa Tengah dan DIY. Memiliki kurang lebih 7.500 judul yang merupakan koleksi langka berupa naskah kuno dan stablats.

“Namun, koleksi langka tersebut hanya bisa dibaca di tempat, dan untuk sejumlah naskah kuno yang telah rapuh hingga kini terus dilakukan upaya alih media menjadi bentuk digital sehingga tetap bisa diakses,” terang Monika beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  Resmikan Pembukaan MTQ XXX, Bupati Pamekasan Singgung Soal Nasionalisme

Selain itu, kata dia, perpustakaan yang dibuka gratis untuk masyarakat itu juga memiliki koleksi buku sebanyak 180.000 judul.

“Perpustakaan itu akan menjadi tempat belajar yang menyenangkan, karena didukung dengan berbagai fasilitas seperti ruang belajar, ruang audio visual, ruang digital, ruang bermain, ruang dongeng, ruang koleksi anak, dan ruang musik serta bioskop 6 Dimensi,” kata Monika optimis.

Monika mengklaim, keberadaan bioskop 6 Dimensi akan menjadi salah satu fasilitas unggulan yang saat ini masih langka dimiliki oleh lembaga perpustakaan di tempat lain.

Berikut ini kami sertakan pProfil Perpustakaan Grhatama Pustaka Balai Layanan Perpustakaan BPAD DIY dalam bentuk dokumentasi (Official Vodeo) yang diunggah, 29 Januari 2017. (Sulaiman)

Ikuti berita terkini dari Nusantaranews di Google News, klik di sini.

Related Posts