Connect with us

Politik

Golkar, Kendaraan Politik Jokowi Menuju Pilpres 2019?

Published

on

Politisi dari Partai Golkar, Zainudin Amali

Politisi dari Partai Golkar, Zainudin Amali

NUSANTARANEWS.CO – Isu terkait majunya Partai Golongan Karya atau Golkar akan menjadi kendaraan politik Joko Widodo untuk menghadapi Pilpres pada 2019 mendatang bukan hal baru, melainkan memang sudah diprediksi sejak awal, terutama pasca terpilihnya Setya Novanto sebagai pimpinan partai berlambang beringin.

Politisi dari Partai Golkar, Zainudin Amali, mengungkapkan bahwa hasil dari Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar memutuskan akan mengusung Joko Widodo (Jokowi) maju kembali di Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2019.

“Ada satu hal yang penting dalam rancangan dalam Rapim ini adalah akan dikukuhkan untuk menetapkan akan mengusung Pak Jokowi di 2019. Saya dengar dalam rancangan itu akan dikukuhkan,” ungkapnya saat ditemui di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Jum’at (22/7/2016).

Selain itu, menurut Anggota Komisi I DPR RI ini, hasil Rapimnas lainnya juga akan menyoroti terkait Undang-Undang (UU) Pemilu. Baca: Rapimnas Golkar Bahas Dukungan Untuk Jokowi Pada 2019

“Di samping itu, yang paling menonjol adalah terhadap sikap UU pemilu tentang sistem dan lain-lainnya yang berkaitan dengan Pileg (Pemilu Legislatif) dan Pilpres. Yang lainya adalah persiapan tentang Pilkada serentak 2017-2018,” ujarnya.

Hal-hal di atas tadi, Zainudin menambahkan, sebenarnya sudah diputuskan dalam pelaksanaan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) di Bali beberapa waktu lalu.

“Muatan dalam hal-hal yang sudah di putuskan di Munaslub yang lalu ini dibuat lebih terperincilah. Rapim itu dibawah tinggat Munas sehingga hal-hal yang sudah diputuskan di Munas akan dikukuhkan, bahkan dielaborasikan juga di Rapim yang akan muncul di peraturan partai,” katanya. (Deni/Red)

Loading...

Terpopuler