Connect with us

Peristiwa

Gempa di Lombok Seperti Siklus Tahunan

Published

on

Para Korban Gempa Bumi di Lombok, NTB, Minggu 29 Juli 2018 (Foto Credit)

Para Korban Gempa Bumi di Lombok, NTB, Minggu 29 Juli 2018 (Foto Credit)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Publik Lombok, Nusa Tenggara Barat pada Minggu pagi, 28 Juli 2018 digegerkan oleh gempa bumi. Informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gempa pertama kali mengguncang Lombok Timur dengan kekuatan 6,4 skala Richter (SR) pada pukul 06.47 WITA.

Gempa di Lombok kali ini bukan kali pertama. Pada tahun tahun-tahun sebelumnya, peristiwa alam tersebut juga sering terjadi. Bahkan kejadiannya memiliki kedekatan secara penanggalan.

Pada tahun 2017 silam tepatnya bulan 13 Agustus, gempa bumi berkekuatan 5,1 SR mengguncang Lombok Utara, gempa berpusat di laut 64 KM Barat Laut Lombok Utara, pada titik koordinat 7.85 LS – 116.03 BT, dengan kedalaman 317 KM. Saat itu, gempa tidak berpotensi tsunami.

Kemudian pada tahun 2016, di awal bulan Agustus tepatnya tanggal satu, gempa berkekuatan 5,7 magnitude juga dirasakan publik Lombok. Tak hanya warga Lombok, gempa kala itu juga dirasakan oleh dirasakan warga Bali dan Sumbawa. Hasil analisis BMKG, pusat gempa bumi terletak pada koordinat 8,23 LS dan 117,85 BT, tepatnya di darat pada jarak sekitar 63 km arah baratlaut Kota Dompu, NTB, dengan kedalaman 22 kilometer.

Begitupun pada tahun 2015. Dimana gempa bumi saat itu terjadi pada pukul 00:45:55 WIB. Berdasarkan informasi dari BMKG pusat gempabumi berada pada koordinat 7,82 °LS dan 116,99°BT, dengan magnitudo 5,1 SR pada kedalaman 323 km, berada 80 km timurlaut Lombok Utara. menurut USGS pusat gempabumi berada pada koordinat 7,619°LS dan 116,910°BT, dengan magnitudo 4,9 Mw pada kedalaman 313,3 km, berada 137 km timurlaut Mataram.

Baca Juga:  8 Juli: Mengenang Peluncuran Satelit Palapa A1
Loading...

Hal ini menunjukkan bahwa hampir setiap tahun, gempa bumi kerap menerpa Lombok. Mengenai gempa bumi terbaru Minggu (29/7/2018), tercatat korban tewas bertambah menjadi 10 orang. Sementara 40 orang lainnya dilaporkan luka luka. Serta puluhan rumah rusak.

Editor: Gendon W

Loading...

Terpopuler