Connect with us

Berita Utama

Gelaran Olimpiade Tokyo Telah Resmi Dimulai

Published

on

Gelaran Olimpiade Tokyo Telah Resmi Dimulai

Gelaran Olimpiade Tokyo telah resmi dimulai/Foto: India TV

NUSANTARANEWS.CO, Tokyo – Gelaran Olimpiade Tokyo telah resmi dimulai. Olimpiade Tokyo yang sempat ditunda selama satu tahun akibat pandemi virus korona telah resmi dimulai. Lebih dari 11.000 atlet dari sekitar 200 negara dan kawasan akan bersaing di 33 cabang olahraga dengan menerapkan protokol pencegahan virus yang ketat.

Upacara pembukaan berlangsung pada Jumat (23/7) malam, dimulai dengan penampilan yang didedikasikan bagi para atlet yang mendorong diri mereka sendiri hingga batas maksimal saat latihan meski di tengah pandemi.

Para atlet tampak menggunakan masker dan diminta untuk menjaga jarak saat berdefile di dalam stadion. Seluruh tim diminta untuk menunjuk seorang atlet pria dan wanita untuk membawa bendera sebagai simbol kesetaraan gender.

Satu tim yang terdiri dari para pengungsi turut berpatisipasi di Olimpiade musim panas untuk kedua kalinya setelah Olimpiade Rio de Janeiro.

Sedangkan para atlet dari Rusia turut serta sebagai perwakilan dari Komite Olimpiade Rusia. Negara ini dilarang mengirimkan atlet ke kompetisi internasional akibat kasus doping yang sistematis.

Upacara pembukaan dan mayoritas pertandingan digelar tanpa penonton. Jumlah pejabat yang hadir dalam upacara pembukaan juga dikurangi menjadi sekitar 950.

Ketua penyelenggara, Hashimoto Seiko, mengungkapkan rasa hormat dan terima kasih kepada para tenaga kesehatan dan seluruh orang yang berupaya setiap hari guna mengatasi tantangan global pandemi.

Kaisar Naruhito secara resmi membuka Olimpiade sebelum bintang tenis, Osaka Naomi, menyulut api kaldron Olimpiade.

Berbagai ajang memulai pertandingan di hari kedua Olimpiade pada Sabtu (24/7).

Ajang pesta olahraga terbesar dunia ini akan berlangsung hingga 8 Agustus dengan menerapkan langkah pencegahan penularan virus di dalam dan luar arena. (NHK)

Baca Juga:  Mencerna Dengan Akal Sehat Hadiah Nobel “Kebijakan SD Inpres” Satu Dekade Lalu

Loading...
Advertisement

Terbaru

Advertisement

Terpopuler