Connect with us

Kesehatan

Gaya Hidup Modern Picu Diabetes 2

Published

on

Konsumsi makanan instan (junk food). (Foto: Ist)

Konsumsi makanan instan (junk food). (Foto: Ist)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Beberapa tahun terakhir, penderita diabetes tipe 2 mulai meningkat dan tidak hanya ditemukan pada orang dewasa saja. Pengidap diabetes juga ditemukan pada orang muda, remaja, dan anak.
Hal tersebut seiring dengan meningkatnya tingkat obesitas karena tidak mempraktekkan gaya hidup sehat (aktivitas fisik, asupan makanan seimbang dan diet yang benar). Hal ini bisa terjadi karena dipicu oleh gaya hidup modern dan serba instan.

“Misalkan saja kebiasaan ngopi di kafe, kopi dengan susu atau kopi dengan pemanis dan varian rasa ditambah dengan makanan kecilnya yang memiliki kandungan gula tinggi,” kata Dokter Spesialis Penyakit Dalam-Konsultan Endokrin Metabolik dan Diabetes Omni Hospitals Alam Sutera dr Rochsismandoko, Rabu (14/11/2018).

“Belum lagi jajanan yang tampaknya menarik dan menambah selera makan padahal makanan tersebut banyak mengandung gula atau tinggi lemak serta diolah dengan cara yang tidak tepat seperti banyak menggunakan gula, santan, dan minyak,” sambungnya.

Hal lainnya adalah, lanjut dr Rochismandoko, kurang istirahat dan jarang melakukan aktivitas fisik. Terutama pada anak-anak dan generasi milenial yang sangat dekat dengan gawai.

Baca juga artikel sebelumnya:

Loading...

“Mereka bisa menghabiskan waktu dengan duduk, bermain gawai disertai memakan berbagai cemilan hingga berat badan naik tidak terkontrol,” jelasnya.

Dr Rochsismandoko mengatakan bahwa kita pun dapat mengetahui apakah seseorang menderita DM 2 melalui beberapa gejala seperti rasa haus yang berlebihan dan mulut menjadi kering, sering berkemih, sering merasa kekurangan energi hingga kelelahan yang ekstrim, terasa kesemutan pada anggota tubuh seperti rasa kesemutan pada kaki dan tangan, ada infeksi jamur berulang kali yang terjadi pada kulit, penglihatan kabur dan lambat penyembuhan jika terjadi luka.

Baca Juga:  Sistem Zonasi dan Kebingungan Arah Mutu Pendidikan

“Gejala pada DM tipe 2 sebenarnya lebih mudah dikendalikan dengan gaya hidup sehat dan memantau kadar glukosa dalam darah. Masalahnya, penderita acap kali tidak menyadari dia sudah mengidap diabetes. Jika pun sudah menyadarinya seringkali cenderung diabaikan karena penyakit ini berlangsung dalam jangka waktu lama,” papar dr Rochsismandoko.

Baca juga: Fenomena Global Penyakit Diabetes di Abad 21

(nvh/anm)

Editor: Ani Mariani

Loading...

Terpopuler