Connect with us

Ekonomi

Gandeng OJK, Santriversitas Dorong Santri Kembangkan UMKM Berbasis Digital

Published

on

Anggota OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Provinsi Jawa Tengah, Hans Ori Lewi (tengah). (FOTO: NUSANTARANEWS.CO/Santriversitas)

Anggota OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Provinsi Jawa Tengah, Hans Ori Lewi (tengah). (FOTO: NUSANTARANEWS.CO/Santriversitas)

NUSANTARANEWS.CO, Semarang – Merespon persaingan usaha yang semakin ketat di era digital, Pengurus Pusat Santriversitas bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar sosialisasi dalam rangka meningkatkan peran pemuda dalam mengembangkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) berbasis digital.

Anggota OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Provinsi Jawa Tengah, Hans Ori Lewi mengatakan di tengah persaingan bisnis yang semakin menjamur, terutama yang berbasis start up, perlu adanya dorongan bagi kaum muda untuk lebih kreatif dan inovatif untuk mengembangkan bisnis yang sedang digeluti.

“Pertama, Saya dari OJK mengapresiasi acara ini, karena ini menjadi media bagi anak-anak muda pelaku UMKM untuk lebih berkembang, kreatif dan inovatif,” ungkap Hans dalam keterangan tertulisnya, Jum’at (30/11/2018).

Hans melanjutkan, anak-anak muda terutama para santri tidak boleh ketinggalan dengan anak-anak muda yang lain, dalam hal pengembangan bisnis.

“Tentu peserta (santri) dapat memperoleh wawasan dan informasi begaimana bisa mengembangkan usaha, bergerak untuk bersaing di dunia usaha, apa yang perlu mereka persiapkan, mereka lakukan untuk berkompetisi,” kata Hans.

Oleh karena itu hans berharap, ke depan santriversitas harus sering melakukan kajian-kajian untuk membuka wacana baru dalam mengembangkan UMKM.

“Harapan ke depan, mereka (santri) harus sering melakukan diskusi interaktif seperti ini supaya mendorong mereka untuk membuka wawasan baru dalam mengembangkan bisnis yang sedang di geluti,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat, Santriversitas, Chumaedi mengatakan Indonesia menjadi salah satu negara dengan potensi ekonomi digital yang besar.

Oleh karena itu ia mendorong kepada pemuda teruatama para santri untuk tidak takut dalam mengembangkan bisnis digitalnya. “Indonesia memiliki potensi ekonomi digital yang sangat besar, oleh karena kita akan dorong Santriversitas terlibat dalam pengembangan bisnis berbasis digital,” jelas Chumaedi.

Pewarta: Ucok Al Ayubbi
Editor: Achmad S.

Advertisement
Advertisement

Terpopuler