Connect with us

Mancanegara

Fregat Kelas Bergamini Pertama Pesanan Mesir Tiba

Published

on

Fregat kelas Bergamini pertama pesanan Mesir tiba

Fregat kelas Bergamini pertama pesanan Mesir tiba/Foto Fregat FFG 1002 Al-Galala/Naval News

NUSANTARANEWS.CO, Kairo – Fregat kelas Bergamini pertama pesanan Mesir tiba. Angkatan Laut Mesir telah menerima sebuah fregat kelas Bergamini pertama dari dua unit yang dipesan. ENS Al-Ghalala FFG 1002 dilaporkan telah tiba di Alexandria, Mesir pada 30 Desember 2020. Fregat pertama dari dua fregat FREMM ini diperoleh Mesir setelah mendapat lampu hijau dari Pemerintah Italia Agustus lalu. Kapal diserahkan kepada Angkatan Laut Mesir pada 22 Desember dengan upacara yang dirahasiakan di galangan kapal Muggiano dekat La Spezia, Italia.

Fregat FFG 1002 Al-Galala pada awalnya adalah fregat F598 “Spartaco Schergat” yang dibangun untuk Angkatan Laut Italia. Sedangkan fregat yang kedua adalah “Emilio Bianchi”. Keduanya merupakan dua fregat terakhir dari 10 fregat Angkatan Laut Italia yang dibangun di galangan terintegrasi Fincantieri di Riva Trigoso-Muggiano – tapi belum diserahkan ke Angkatan Laut Italia, atau belum pernah ditugaskan.

Program FREMM sendiri sebetulnya merupakan proyek kerja sama pertahanan Eropa dan Italia. Kerja sama ini menerapkan pengalaman positif yang diperoleh dalam program Italia-Prancis sebelumnya “Orizzonte” yang mengarah pada pembangunan dua fregat “Andrea Doria” dan “Caio Duilio” untuk Angkatan Laut Italia.

Fregat FREMM dengan panjang 144 meter dan lebar 19,7 memiliki fleksibilitas tinggi yang mampu beroperasi di segala situasi taktis. Dengan berat penuh sekitar 6.700 ton dan 200 awak, kapal dapat melaju maksimum lebih dari 27 knot.

Sesuai dengan sebutannya sebagai fregat multi-misi, FREMM Bergamini dilengkapi dengan beragam kemampuan sensor dan senjata untuk memenuhi kebutuhan misi yang berbeda. Meriam utama Leonardo 127/64 mm LightWeight (LW) mm dengan magasin otomatis untuk mengelola amunisi tembakan jarak jauh konvensional dan Vulcano yang dipandu, Super Rapido 76/62 mm dalam konfigurasi Strales untuk menembakkan amunisi berpemandu DART guna melawan rudal anti-kapal dan ancaman asimetris dan dua meriam 25 mm untuk jarak pendek perlindungan diri.

Baca Juga:  [Video) Rizal Ramli Sarankan Indonesia Belajar Militansi Dari Malaysia

Kapal ini juga dilengkapi sistem Rudal Pertahanan Udara MBDA SAAM-ESD (Surface Anti-Air Missile – Extended Self-Defense) dengan sistem peluncuran vertikal A50 termasuk 16 sel untuk rudal Aster permukaan-ke-udara dan Leonardo MFRA (Multi -Fungsi Radar Aktif) atau radar AESA Kronos Grand Naval 3D dipasang di atas tiang utama bersama dengan radar navigasi serta radar pengawasan permukaan/udara RASS, rangkaian array melingkar IFF, dua kendali penembakan radar-EO / IR NA-25X sistem artileri dan SASS IRST yang semuanya merupakan produk Leonardo.

Mesir dikabarkan memesan dua fregat kelas FREMM Bergamini Italia tersebut senilai US$ 1,2 miliar yang ditandatangani pada Agustus 2020. Dalam kesepakatan terpisah namun masih dari bagian perjanjian kontrak yang sama adalah penyediaan kapal patroli model korvet Gowind Prancis yang lebih kecil untuk dibangun secara lokal di bawah paket transfer teknologi.

Sementara dalam kesepakatan yang lebih luas yang ditandatangani Mesir dengan industri Italia adalah termasuk paket jet tempur Eurofighter Typhoon, platform luar angkasa, dan sistem senjata Leonardo M-346.

Letnan Jenderal Ahmed Khaled, Komandan Angkatan Laut Mesir, dalam upacara penerimaan fregat di Alexandria menyatakan bahwa Komando Umum Angkatan Bersenjata sangat ingin menerapkan strategi komprehensif untuk mengembangkan dan memodernisasi armada angkatan laut untuk meningkatkan kemampuan tempur.

Jenderal Khaled juga mengungkapkan bahwa fregat baru kelas Bergamini ini adalah salah satu unit paling canggih di angkatan laut Mesir saat ini dalam upaya pencegahan, menjaga perdamaian, dan kebebasan navigasi, termasuk untuk mendukung keamanan Terusan Suez dalam menghadapi tantangan di wilayah tersebut. (Agus Setiawan)

Loading...

Terpopuler